• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Juli 10, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Mengandung Sabu, Kepala BNN Usul Larangan Vape Masuk RUU Narkotika

by Redaksi
Selasa, 7 April 2026
0 0
0
Mengandung Sabu, Kepala BNN Usul Larangan Vape Masuk RUU Narkotika

Rapat kerja bersama Komisi III DPR RI pada Selasa (7/4/2026), Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto mengusulkan larangan vape dan cairannya diatur dalam RUU tentang Narkotika dan Psikotropika. (FOTO: ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

ADVERTISEMENT

Kepala BNN Suyudi Ario Seto mengusulkan pelarangan vape dalam RUU Narkotika setelah uji laboratorium menemukan kandungan sabu, ganja sintetis, hingga obat bius dalam likuid.

Jakarta, StartNews – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Suyudi Ario Seto mengusulkan pelarangan rokok elektronik atau vape beserta cairannya diatur secara tegas di dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Narkotika dan Psikotropika.

Suyudi menyampaikan usulan itu sebagai respons atas fenomena peredaran zat narkotika dalam bentuk cairan vape yang kian masif dan mengkhawatirkan di tengah masyarakat Indonesia.

Dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta pada Selasa (7/4/2026), Suyudi mengatakan Indonesia perlu mengikuti jejak negara-negara tetangga seperti Vietnam, Thailand, Singapura, Brunei Darussalam, dan Laos yang telah melarang peredaran alat tersebut.

Urgensi pelarangan itu diperkuat oleh temuan laboratorium yang menunjukkan alat tersebut kerap disalahgunakan sebagai media konsumsi narkoba jenis baru.

“Berdasarkan hasil uji laboratorium pusat BNN terhadap 341 sampel cairan vape, kita menemukan fakta yang sangat mengejutkan,” ujar Suyudi di hadapan anggota DPR.

Dari ratusan sampel yang diuji tersebut, BNN menemukan 11 sampel positif mengandung kanabinoid atau ganja sintetis, satu sampel mengandung methamphetamine atau sabu, dan 23 sampel lainnya terbukti mengandung etomidate yang merupakan obat bius.

Suyudi mengatakan tanpa pelarangan alatnya secara langsung, peredaran narkotika jenis cair ini akan sulit dibendung karena pesatnya perkembangan zat psikoaktif baru (NPS) yang kini mencapai 175 jenis di Indonesia.

Meskipun zat etomidate telah masuk dalam daftar narkotika golongan dua berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 15 Tahun 2025, Suyudi menyayangkan penindakannya saat ini masih terbatas pada Undang-Undang Kesehatan dengan ancaman pidana yang relatif ringan.

Dia meyakini dengan melarang vape sebagai instrumen konsumsi, mata rantai peredaran kimia berbahaya tersebut dapat diputus secara signifikan.

“Selayaknya sabu yang selalu memerlukan bong sebagai media untuk mengonsumsinya,” tegas Suyudi.

Reporter: Sir

Tags: Kepala BNNLaranganRUU NarkotikaSabuUsulVape
ShareTweet
Next Post
Bungkam Sinar Muda FC, Garuda Sport Juara Turnamen Mitra Cup I di Lumbandolok

Bungkam Sinar Muda FC, Garuda Sport Juara Turnamen Mitra Cup I di Lumbandolok

Discussion about this post

Recommended

Ketua DPRD Madina Minta Pemerintah Cabut Ijin Operasi PT Sorik Mas Mining

Ketua DPRD Madina Minta Pemerintah Cabut Ijin Operasi PT Sorik Mas Mining

3 tahun ago
Jokowi Ajukan KSAD Andika Perkasa Gantikan Marsekal Hadi Tjahtanto

Besok Jokowi Akan Lantik Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa

5 tahun ago

Popular News

  • Seleksi Terbuka JPTP dan Aroma Tak Sedap di Akar Birokrasi

    Seleksi Terbuka JPTP dan Aroma Tak Sedap di Akar Birokrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keuangan Madina Oleng, Bupati Sebut Anggaran PPPK 2026 Kuras Kas Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Penambang Emas Ilegal Tewas di Batangnatal, Polisi Bidik Sisi Pidana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polda Sumut Audit Stadion HM Nurdin Padangsidimpuan Jelang Konser Bulls Motion

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026