Kesebelasan Garuda Sport berhasil meraih gelar juara pertama pada Grand Final Mitra Cup I di Desa Lumbandolok setelah mengalahkan Sinar Muda FC Pasar Maga.
Siabu, StartNews – Kesebalasan Garuda Sport resmi menyabet gelar juara pertama dalam turnamen sepak bola Mitra Cup I setelah menumbangkan Sinar Muda FC Pasar Maga pada laga Grand Final yang berlangsung di Lapangan Bola Desa Lumbandolok, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Minggu (5/4/2026). Kemenangan klub kebanggaan tuan rumah tersebut sekaligus menutup rangkaian kompetisi yang telah berjalan selama lebih dari lima bulan.
Di balik kesuksesan Garuda Sport, posisi juara ketiga berhasil diamankan oleh Saroha FC dari Kelurahan Siabu, sementara posisi juara harapan satu diraih oleh Beringin Jaya FC asal Koto Baringin. Selain trofi tim, penghargaan individu juga diberikan kepada Omen dari Sinar Muda FC sebagai pemain terbaik, serta Risky Aziz dari Garuda Sport yang dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak dengan koleksi 13 gol sepanjang turnamen.
Ketua Panitia Turnamen Mitra Cup I, Ali Himsar Nasution, menjelaskan bahwa kompetisi ini merupakan salah satu ajang terbesar di Kabupaten Madina karena melibatkan 66 klub sepak bola yang berasal dari 18 kecamatan, bahkan mencakup beberapa klub dari wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel). Sejak dimulai pada 26 Oktober 2025 lalu, antusiasme peserta dinilai sangat tinggi meskipun ajang Mitra Cup ini baru pertama kali diselenggarakan.
“Ini turnamen paling besar di Kabupaten Madina karena diikuti 66 klub sepak bola dari 18 kecamatan di Madina, termasuk juga beberapa klub dari Tabagsel. Mitra Cup baru pertama kali ini dilaksanakan dan akan dilanjutkan, namun di sisi lain Garuda Cup Desa Lumbandolok sudah 11 kali mengadakan open turnamen. Alhamdulillah selalu diminati para pemain sepak bola,” kata Ali Himsar.
Ia menambahkan bahwa seluruh peserta yang bertanding merupakan pemain natural yang berasal dari desa dan kelurahan masing-masing klub. Selain sebagai ajang unjuk bakat, Ali Himsar menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah sebagai sarana hiburan bagi masyarakat luas serta wadah silaturahmi antarwarga di Kabupaten Madina.
“Turnamen ini bukan sekadar kompetisi saja, tetapi bagian dari penjaringan para pemain berbakat dari desa dan kelurahan asal klub masing-masing,” tutupnya.
Reporter: Rls





Discussion about this post