SMAN 3 Panyabungan membantah mengeluarkan Azkyal Fikri, atlet pencak silat yang sempat dikabarkan dipecat lewat WhatsApp, serta membuka ruang mediasi.
Panyabungan, StartNews – Pihak Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), menegaskan tidak pernah menerbitkan surat pemberhentian Azkyal Fikri, siswa yang juga atlet berprestasi di bidang pencak silat. Polemik yang sempat mencuat akibat pesan singkat WhatsApp diklaim hanya berupa ajakan komunikasi kepada orangtua untuk mencari solusi terbaik terkait masalah kedisiplinan siswa tersebut.
Wali Kelas XI SMAN 3 Panyabungan Robiatuladawiyah menjelaskan komunikasi melalui aplikasi perpesanan yang dipersoalkan sebelumnya bertujuan agar orangtua bersama pihak sekolah dapat mendiskusikan kelanjutan pendidikan Azkyal, termasuk opsi pemindahan sekolah jika diperlukan pembinaan lebih lanjut.
BACA JUGA: – Siswa Berprestasi SMAN 3 Panyabungan Dikeluarkan, Orangtua Minta Kejelasan
“Kita tidak pernah memberhentikan dia. Kalau memang dia tidak bisa lagi kita ajari di sini, maka kita minta dan kita bantu agar pendidikannya digeser ke sekolah lain, kalau bisa tetap di sekolah negeri,” ujar guru kimia tersebut saat memberikan klarifikasi di SMAN 3 Panyabungan, seperti dilansir gosumut.com, Selasa (27/10/2026).
Robiah mengungkapkan, langkah tegas sekolah diambil bukan karena prestasi olahraga yang diraih Azkyal, melainkan akumulasi persoalan kedisiplinan dan tingkat kehadiran yang rendah. Menurut dia, pihak sekolah telah melayangkan surat peringatan hingga tiga kali serta memanggil orangtua siswa secara berulang sebelum isu pemecatan ini ramai diperbincangkan.
Meskipun demikian, pihaknya masih membuka pintu bagi keluarga, khususnya ayah siswa, untuk datang berdialog secara langsung guna mencari titik temu demi masa depan pendidikan yang bersangkutan.
“Tolonglah, Pak. Bujuk ayahnya agar mau datang ke sini. Kita bicarakan baik-baik, demi masa depan anak ini,” katanya.
Reporter: Sir





Discussion about this post