Aktivis HMI Muhammad Pais terpilih memimpin HMPS HES STAIN Madina periode 2026–2027 dengan komitmen mengikis budaya organisasi seremonial menuju penguatan tradisi intelektual kampus.
Panyabungan, StartNews – Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Muhammad Pais memimpin Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HMPS HES) STAIN Mandailing Natal (Madina) periode 2026–2027 usai terpilih dalam proses regenerasi kepemimpinan di Gedung Terpadu STAIN Madina, Senin (26/10/2026).
Terpilihnya mahasiwa berlatar belakang aktivis organisasi kepemudaan tersebut menandai arah baru kepengurusan HMPS HES yang berfokus pada transformasi peran organisasi dari sekadar pelaksana kegiatan rutin menjadi ruang kritis dan pengaderan intelektual.
Forum pemilihan yang dihadiri jajaran dosen, mahasiswa, serta Ketua Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Dr. Ahmad Mafaid, MHI, tersebut berlangsung kondusif. Kehadiran Pais di pucuk pimpinan organisasi mahasiswa program studi ini membawa angin segar bagi konsolidasi internal serta penguatan potensi akademik mahasiswa di lingkungan kampus.
Pais menegaskan keberadaan HMPS HES di bawah kepemimpinannya akan mendobrak kebiasaan lama organisasi mahasiswa yang kerap terjebak pada agenda formalitas tanpa dampak substansial. Pihaknya berkomitmen membangun budaya kerja organisasi yang terukur, transparan, serta adaptif terhadap dinamika perkembangan hukum dan ekonomi syariah masa kini.
“HMPS HES harus menjadi ruang bertumbuhnya gagasan, tradisi intelektual, dan kepemimpinan mahasiswa. Organisasi ini tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus mampu menghadirkan program yang berdampak nyata bagi mahasiswa dan masyarakat,” ujar Pais.
Lebih lanjut, dia menekankan pentingnya sinergi lintas elemen kampus untuk menciptakan ekosistem akademik yang produktif. Menurutnya, perbedaan pandangan di kalangan mahasiswa justru harus dikelola menjadi modal sosial untuk melahirkan inovasi program kerja yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Melalui visi bertajuk ‘Satukan Gagasan, Kuatkan Barisan, Wujudkan Perubahan’, kepengurusan periode 2026–2027 kini dihadapkan pada tantangan membuktikan konsistensi gagasan tersebut.
Ukuran keberhasilan kepemimpinan Pais mendatang akan bergantung pada partisipasi aktif seluruh mahasiswa HES serta realisasi program yang mampu memberi nilai tambah bagi kampus dan masyarakat luas.
Reporter: Sir





Discussion about this post