Dewan Syuro dan Tanfidziyah DPC PKB Madina periode 2026-2031 dikukuhkan. Ada pesan politik ibadah dari ketua baru Edi Anwar Nasution. Ada pula ungkapan kerinduan mantan ketua terhadap kepemimpinan SAHATA.
Panyabungan, StartNews — Dewan Syuro dan Tanfidziyah Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Mandailing Natal (DPC PKB Madina) periode 2026-2031 dikukuhkan oleh DPW PKB Sumatera Utara di Hotel Rindang Panyabungan, Sabtu (24/10/2026).
Selain menegaskan komitmen konsolidasi internal, momen pengukuhan ini diwarnai ungkapan kerinduan dari mantan pengurus terhadap kepemimpinan pasangan Bupati Saipullah Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA).
Kerinduan itu disuarakan secara terbuka oleh Ketua DPC PKB Madina periode 2022-2026, Khoiruddin Faslah Siregar, saat menyampaikan sambutannya di hadapan jajaran pengurus dan tamu undangan.
Faslah mengingatkan sejarah perjuangan politik partai. PKB merupakan salah satu partai pengusung utama pasangan SAHATA pada Pilkada Madina 2024.
Menurut dia, kehadiran kepala daerah yang diusung selalu dinantikan dalam agenda-agenda strategis partai.
“Pak Saipullah sangat dirindukan PKB. Ibu Atika, Ibu Wakil Bupati juga sangat dirindukan PKB di momen-momen seperti ini. Saya berharap PKB Madina lebih banyak lagi berkontribusi membangun Madina,” kata Faslah.
“Kita sudah lima kali ikut Pilkada dan hanya gagal di 2005, empat kali kita mengusung calon, empat kali mendapatkan kepercayaan masyarakat di Mandailing Natal,” imbuh Faslah sembari menyampaikan selamat dan sukses kepada kepengurusan baru agar mampu menorehkan capaian yang lebih baik.
Absennya kepala daerah dalam acara tersebut dikonfirmasi oleh Asisten III Pemkab Madina Lismulyadi Nasution, yang hadir mewakili pemerintah daerah.
Lismulyadi mengatakan bupati dan wakil bupati sedang menjalankan tugas di Medan dan Jakarta. Sementara sekretaris daerah juga bertugas di Medan.
Membacakan pidato tertulis Bupati Madina, Lismulyadi mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk menyudahi rivalitas politik masa lalu dan bergandengan tangan memajukan daerah.
“Kami akan bacakan pidato bupati, bukan pidato saya, ya. Kami membacakan pidato Beliau. Perbedaan hendaknya tidak menjadi sumber perpecahan. Kami berharap partai politik menjadi mitra strategis pemerintah daerah untuk membangun Mandailing Natal melalui penguatan ekonomi rakyat, peningkatan SDM pendidikan sebagai investasi bagi Madina, serta membangun budaya politik yang santun,” ungkap Lismulyadi membacakan arahan tertulis bupati.
Sementara Ketua Dewan Tanfidziyah DPC PKB Madina periode 2026-2031 yang baru dilantik, Edi Anwar Nasution, menegaskan arah kepemimpinannya dengan mengusung filosofi politik ibadah.
Edi merendah dengan menyebut amanah yang dia emban merupakan tanggung jawab besar untuk mengemudikan bahtera PKB kedepan, sekaligus meminta Dewan Syuro memberikan masukan yang tajam, ekstrem, dan konstruktif agar partai dapat bergerak lebih cepat.
“Saya berdiri di sini bukan karena saya pintar, bukan karena hebat. Saya berdiri di sini karena saya ditunjuk menjalankan sebuah amanah untuk memimpin bahtera besar DPC PKB Mandailing Natal. Politik PKB Madina saat ini bukanlah untuk kekuasaan, akan tetapi untuk ibadah. Target saya juga tidak muluk-muluk, saya hanya memberikan tiga pesan penting bagi pengurus DPC PKB Madina,” ujar Edi Anwar.
Tiga pesan penting yang ditekankan Edi mencakup penguatan akar rumput hingga ke 404 ranting desa dan kelurahan, pengalihan fungsi Kantor DPC PKB Madina menjadi rumah rakyat yang terbuka 24 jam bagi petani dan pelaku UMKM, serta target meraih kemenangan politik secara bermartabat pada pesta demokrasi tahun 2029.
Dorongan untuk memenangkan pertarungan politik mendatang juga disampaikan oleh Wakil Ketua DPW PKB Sumut Muniruddin Ritonga.
Mengutip falsafah kearifan tukang kayu dari Tan Malaka, Muniruddin meminta pengurus baru memanfaatkan dan memberdayakan seluruh komponen masyarakat, serta mengonversi raihan suara legislatif menjadi perolehan kursi dominan di DPRD Madina sambil tetap menjaga hubungan kemitraan yang kritis dan proporsional bersama pemerintah daerah demi kemaslahatan rakyat.
Reporter: Sir




Discussion about this post