• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Mei 22, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Madina Dicoret dari Daftar Penerima Dana Bencana Rp10 Triliun

by Redaksi
Jumat, 22 Mei 2026
0 0
0
Madina Dicoret dari Daftar Penerima Dana Bencana Rp10 Triliun

Bupati Madina H. Saipullah Nasution saat menghadiri acara kelulusan Pondok Pesantren Roihanul Jannah, Kelurahan Pasar Maga, Lembah Sorik Marapi, Kamis (21/5/2026). (FOTO: DISKOMINFO MADINA)

ADVERTISEMENT

Kabupaten Madina dicoret dari daftar alokasi dana bencana Rp10 triliun dari Presiden Prabowo. Di tengah krisis anggaran ini, Bupati Saipullah Nasution membakar semangat santri Roihanul Jannah 2026 untuk bangkit memimpin pemulihan daerah secara mandiri.

LSM, StartNews – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution secara mengejutkan mengatakan Kabupaten Madina bersama Kabupaten Toba dicoret dari daftar alokasi dana Transfer Keuangan Daerah (TKD) pascabencana senilai Rp10 triliun yang disiapkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Saipullah mengungkapkan hal itu di hadapan ratusan santri, guru, dan orangtua dalam acara kelulusan Pondok Pesantren Roihanul Jannah, Kelurahan Pasar Maga, Lembah Sorik Marapi (LSM), Kamis (21/5/2026).

Padahal, dana raksasa dari pemerintah pusat tersebut dikucurkan khusus untuk membantu pemulihan wilayah Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat yang terdampak bencana.

Absennya Madina dari daftar penerima dana tersebut menjadi pukulan telak bagi agenda rekonstruksi infrastruktur daerah yang rusak. Namun, alih-alih meratapi nasib koridor anggaran yang pincang, Saipullah justru menggunakan momentum ini untuk membakar semangat para lulusan pesantren agar menjadi motor penggerak pembangunan yang mandiri.

Ketiadaan dukungan dana pusat ini secara otomatis mempersempit ruang gerak fiskal Pemkab Madina, termasuk berimbas pada belum maksimalnya bantuan yang bisa diberikan pemerintah daerah untuk pengembangan pondok pesantren saat ini.

Realitas pelik inilah yang melatarbelakangi seruan Bupati Saipullah agar para santri tidak cengeng dan segera mempersiapkan diri ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi demi membawa solusi bagi tanah kelahiran mereka.

Saipullah menegaskan kunci keluar dari krisis dan keterpurukan ini berada di tangan generasi muda yang kompeten. Madina membutuhkan pemikir-pemikir baru yang memiliki ilmu pengetahuan mumpuni untuk mengelola kekayaan Bumi Gordang Sambilan secara mandiri, tanpa harus selalu bergantung pada belas kasihan atau uluran tangan pemerintah pusat.

“Dengan tidak dikembalikannya TKD itu, Madina tidak dapat membangun pasca bencana dengan baik. Meskipun demikian, jadikan ini motivasi untuk membangun Madina secara bersama,” tegas Saipullah di hadapan para wisudawan.

Situasi darurat akibat minimnya anggaran pascabencana ini menuntut para santri untuk berpikir kreatif dan memperluas jaringan mereka.

Untuk menyiasati keterbatasan dana daerah, Saipullah mendorong para lulusan agar jeli memanfaatkan relasi dengan para perantau asal Madina yang telah sukses di tingkat nasional demi membuka ruang-ruang kesempatan serta kolaborasi baru demi kemajuan daerah.

Visi besar untuk bangkit dari keterbatasan ini diperkuat dengan peringatan agar para santri tidak cepat berpuas diri dengan status kelulusan mereka hari ini. Penguasaan ilmu pengetahuan dan pengelolaan sumber daya alam lokal secara mandiri merupakan benteng pertahanan terakhir agar Madina tidak didominasi oleh pihak asing di tengah rapuhnya sokongan finansial dari pusat.

“Jangan cepat merasa puas telah lulus dari Ponpes Roihanul Jannah. Perbanyak ilmu, kelola sumber daya alam dengan baik. Jangan biarkan orang luar berkuasa di Madina. Kalianlah generasi penerus bangsa ini,” pesan bupati.

Kegiatan itu juga dihadiri Pj. Sekda Madina Afrizal Nasution dan Plt. Kadis Kominfo Syail Lubis.

Reporter: Sir

Tags: DaftarDana BencanaDicoretmadinaPenerima
ShareTweet
Next Post
PTAR Bangun Fondasi Ekonomi Batangtoru Lewat Rantai Pasok Pangan Lokal

PTAR Bangun Fondasi Ekonomi Batangtoru Lewat Rantai Pasok Pangan Lokal

Discussion about this post

Recommended

Golkar Buka Pendaftaran Balon Wali Kota Padangsidimpuan pada 9 April 2024

Golkar Buka Pendaftaran Balon Wali Kota Padangsidimpuan pada 9 April 2024

2 tahun ago
Pemprov Sumbar Raih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2023

Pemprov Sumbar Raih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2023

2 tahun ago

Popular News

  • Pemkab Madina Kembali Gelar Pelantikan Pejabat Hari Ini

    Daftar Nama 166 Pejabat Pemkab Madina yang Dilantik Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lion Air akan Buka Penerbangan Rute Medan-Madina dan Madina-Padang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Madina Kembali Gelar Pelantikan Pejabat Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Hipotensi dan Hipertensi, Bagaimana Pencegahan dan Pengendaliannya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026