Tim SAR gabungan memperluas area pencarian hingga 271 NM dan mengerahkan lima kapal untuk menemukan lima wartawan serta tiga awak kapal yang hilang kontak di Selat Sunda.
Banten, StartNews – Tim SAR gabungan memperluas area pencarian hingga 271 nautical mile (NM) di perairan Selat Sunda untuk menemukan lima wartawan dan tiga awak kapal yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.
Operasi pencarian hari kedua difokuskan pada penyisiran pulau-pulau di sekitar Gunung Anak Krakatau dengan mengerahkan kekuatan lima kapal armada laut guna menjangkau seluruh sektor perairan yang diperkirakan menjadi jalur lintasan rombongan.
“Pada pencarian hari pertama, tim SAR telah menyisir sejumlah perairan hingga sekitar Pulau Krakatau dan Pulau Panjang. Namun, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan rombongan maupun speedboat yang digunakan,” kata Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Banten Rizky Dwianto, Rabu (9/9/2026).
Armada yang diturunkan dalam penyisiran ini meliputi KN SAR Tetuka, RIB 02 Banten, RIB 02 Lampung, KAL Anyer, dan KP Sanjaya 7016 milik Polairud Mabes Polri. Seluruh unsur SAR dibagi ke dalam beberapa sektor sesuai hasil perhitungan skenario pergerakan arus dan angin.
“Berdasarkan rencana operasi SAR (SARMEP), area pencarian dibagi ke beberapa sektor dengan total sekitar 271 NM. KN SAR Tetuka dan KAL Anyer melakukan penyisiran di sektor masing-masing, sementara RIB 02 Banten difokuskan di sekitar Pulau Rakata dan Pulau Panjang,” ujarnya.
Lima jurnalis yang masih dalam pencarian tersebut adalah M. Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu Agency, dan Donal Husni selaku jurnalis lepas (freelance).
Sementara tiga awak speedboat yang turut hilang, yakni Warta selaku kapten kapal, Sukarman sebagai ABK, dan Heriyanto sebagai pemandu.
Basarnas mengimbau seluruh komunitas pelayaran di sekitar Selat Sunda untuk memberikan informasi sekecil apapun jika menemukan petunjuk di laut serta memohon dukungan doa dari seluruh lapisan masyarakat.
“Kami mohon doanya dari rekan-rekan media dan masyarakat agar sesegera mungkin tim SAR menemukan korban dalam kondisi selamat,” ujarnya.
Reporter: Sir





Discussion about this post