Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan membekuk RHL beserta barang bukti 401,03 gram sabu usai aksi kejar-kejaran sejauh 100 meter.
Padangsidimpuan, StartNews – Aksi kejar-kejaran sejauh 100 meter mewarnai penangkapan RHL (31), kurir narkotika asal Kabupaten Tapanuli Selatan, oleh Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Wek I, Padangsidimpuan Utara, Rabu (9/9/2026) dini hari.
Penangkapan pria asal Desa Pintu Padang I itu sekaligus menggagalkan penyelundupan sabu antar-daerah seberat bruto 401,03 gram yang rencananya dibawa menuju wilayah Tapanuli Selatan.
Kasat Resnarkoba Polres Padangsidimpuan AKP Juli Purwono mengatakan pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat mengenai maraknya transaksi narkoba yang berpindah-pindah tempat dan kerap menggunakan perantara berbeda.
“Informasi tersebut kemudian kami tindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan dan pengintaian di sejumlah lokasi yang diinformasikan,” ujar Juli.
Pengintaian berlanjut hingga polisi mendeteksi keberadaan tersangka yang mengendarai sepeda motor silver tanpa plat nomor. Saat dihentikan polisi di depan ruko Jalan Jenderal Sudirman, RHL sempat melompat dari kendaraan dan berusaha kabur sebelum akhirnya terkepung polisi.
Proses penggeledahan yang disaksikan kepala lingkungan setempat, Kiki, membuahkan hasil. Polisi menemukan barang bukti empat plastik klip transparan berisi sabu di dalam goodie bag merah marun yang dibalut tisu, satu unit ponsel, serta satu unit sepeda motor.
Hasil interogasi awal mengungkap RHL mengambil barang haram tersebut dari jaringan terputus di Kota Padangsidimpuan dan bergerak atas perintah pihak lain.
“Tersangka menerangkan dirinya membawa narkotika tersebut menuju Kabupaten Tapanuli Selatan atas perintah seseorang berinisial ER, warga Tapanuli Selatan,” tutur Juli.
Saat ini tersangka RHL beserta barang bukti diamankan di Mapolres Padangsidimpuan guna menjalani pemeriksaan intensif. Polisi masih melakukan pengembangan untuk mengejar sosok ER serta mengusut jaringan peredaran narkotika yang melibatkannya.
Reporter: Lily Lubis





Discussion about this post