• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Mei 22, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Komersialkan Hibah Rapid Tes Antigen, Kepala Dinkes Kepulauan Meranti Ditahan

RIAU

by Redaksi
Senin, 20 September 2021
0 0
0
Komersialkan Hibah Rapid Tes Antigen, Kepala Dinkes Kepulauan Meranti Ditahan

Polda Riau bersama Polres Meranti menetapkan Kadinkes Kabupaten Kepulauan Meranti Misri Hasanto sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pemungutan biaya rapid tes. (FOTO: RRI)

ADVERTISEMENT

Pekanbaru, StartNews Kepolisian Daerah (Polda) Riau bersama Polres Meranti menetapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti Misri Hasanto sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pemungutan biaya rapid tes.

Kapolda Riau Irjen Pol. Agung Setya Imam Effendi mengatakan modus tersangka dengan menggelapkan barang negara untuk kepentingan pribadi yang merugikan negara dan masyarakat.

“Bantuan berupa 3.000 rapid tes yang diberikan dari Kantor Kesehatan Pelabuhandiselewengkan dan tidak mendistribusikan ke masyarakat. Antigen yang diterima kemudian dijual tersangka,” kata Agung Setya Imam Effendi dalam keterangan pers, Senin (20/9/2021).

Lebih lanjut, kata Agung, seharusnya rapid tes diberikan secara gratis. Namun, tersangka menjual dengan harga Rp 150 ribu, bahkan lebih untuk setiap alatnya.

“Antigen ini dikomersilkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Dimana tujuan hibah rapid tes yang disalahgunakan. Kita akan hitung nanti berapa kerugian negara. Dia mengomersilkan satu rapid tes dengan menarik dana Rp 150 ribu, bahkan lebih,” terang Agung.

Tersangka juga membuat laporan palsu agar aksinya tidak dicurigai. Diketahui kasus ini sudah dilakukan sejak September 2020.

“Kita mendapat informasi dan datanya dari masyarakat, kemudian kita dalami karena kita tahu bahwa rapid yang harusnya disimpan di fasilitas kesehatan, ternyata tidak dilakukan, dimana sebagian alat berada di klinik yang bersangkutan (MH),” tutur Kapolda Riau.

Sumber: RRI

Tags: Kepala DinkesKepulauan MerantiPolda RiauRapid Tes Antigen
ShareTweet
Next Post
Pilpres 2024, Waspadai Oligarki dan Fundamentalisme

Pilpres 2024, Waspadai Oligarki dan Fundamentalisme

Discussion about this post

Recommended

Pisah-Sambut Camat Kotanopan Berlangsung Khidmat

Pisah-Sambut Camat Kotanopan Berlangsung Khidmat

4 tahun ago
Solar Langka di Mandailing Natal

Solar Langka di Mandailing Natal

6 tahun ago

Popular News

  • Pemkab Madina Kembali Gelar Pelantikan Pejabat Hari Ini

    Daftar Nama 166 Pejabat Pemkab Madina yang Dilantik Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lion Air akan Buka Penerbangan Rute Medan-Madina dan Madina-Padang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Madina Kembali Gelar Pelantikan Pejabat Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Hipotensi dan Hipertensi, Bagaimana Pencegahan dan Pengendaliannya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pletan Berupaya Mengisi 45 Persen Ceruk Pasar Ikan Lele di Bali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026