Bupati Madina Saipullah Nasution menyetujui PJJ hingga 17 Oktober 2026 demi melindungi anak sekolah dari paparan kabut asap dan penurunan kualitas udara.
Panyabungan, StartNews — Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution merestui pemberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi murid PAUD, SD, dan SMP guna menekan risiko gangguan kesehatan akibat kualitas udara yang kian memburuk.
Keputusan itu disepakati dalam rapat koordinasi lintas instansi yang dipimpin Bupati Saipullah di Ruang Kerja Bupati, Komplek Perkantoran Payaloting, Desa Parbangunan, Panyabungan, Rabu (14/10/2026).
Kebijakan meliburkan sekolah tatap muka itu menyusul laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai sebaran kabut asap dengan konsentrasi partikulat halus PM2.5 yang masuk kategori sedang hingga tidak sehat, serta makin pendeknya jarak pandang di kisaran satu hingga empat kilometer.
Saipullah menegaskan keselamatan warga sekolah, khususnya anak-anak sebagai kelompok rentan, menjadi prioritas pemerintah daerah di tengah ancaman krisis kualitas udara.
Saipullah juga menekankan agar jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait memperkuat koordinasi dan aktif menyampaikan pembaruan data ke publik agar tidak memicu kegelisahan di tengah masyarakat.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madina dr. Muhammad Faisal Situmorang menjelaskan detail pelaksanaan skema belajar dari rumah tersebut. Dia memastikan pengalihan sistem pembelajaran ini diresmikan demi melindungi keselamatan seluruh siswa dan tenaga pengajar.
”Keputusan pelaksanaan pembelajaran jarak jauh ini berlaku mulai Kamis esok hingga Sabtu, 17 Oktober 2026, sebagai upaya perlindungan menyeluruh terhadap warga sekolah. Kami pastikan pemantauan PJJ dilakukan secara ketat agar siswa tetap menerima hak belajar dan materi pelajaran dengan baik,” kata Faisal Situmorang.
Sejalan dengan kebijakan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan drg. Muhammad Firdausi Batubara menyiagakan jajaran pelayanan kesehatan serta mengusulkan serangkaian langkah preventif untuk meminimalisasi potensi lonjakan penyakit saluran pernapasan pada kelompok rentan di Kabupaten Madina.
Reporter: Sir




Discussion about this post