• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Fenomena Cuaca Ekstrem Diprediksi hingga September 2024

by Redaksi
Minggu, 4 Agustus 2024
0 0
0
Fenomena Cuaca Ekstrem Diprediksi hingga September 2024

Kepala Pelaksana BPBD Madina Mukhsin Nasution. (FOTO: STARTNEWS/AGUS HASIBUAN)

ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang sudah berlangsung dalam sebulan terakhir.

Imbauan itu disampaikan Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution melalui Kepala Pelaksana BPBD Madina Mukhsin Nasution, baru-baru ini.

Kondisi cuaca yang cukup panas saat ini bisa mengakibatkan timbulnya kebakaran yang begitu hebat apabila masyarakat lengah melakukan pengawasan dalam aktivitas. Contohnya membuka lahan dengan cara membakar, kata Mukhsin.

Pemkab Madina melalui BPBD mengimbau masyarakat agar mewaspadai api pada musim kemarau panjang saat ini.

Jangan membuka lahan dengan cara membakar. Kemudian, apabila membakar sampah harus dijaga hingga api betul-betul mati,” katanya.

Kepada kaum ibu, dia mengimbau agar jangan meninggalkan dapur saat memasak karena rawan terjadi kebakaran.

Kepada pengguna listrik juga agar menghindari korsleting. Apabila terjadi kerusakan, jangan dibenarin sendiri, serahkan kepada ahlinya, pihak PLN,” imbuh Mukhsin.

Dia memprediksi cuaca panas yang terjadi saat ini akan berakhir pada September 2024. Berdasarkan informasi dari BMKG, fenomena alam ini terjadi di laut Pasifik Selatan lantaran penguapan yang berkepanjangan, sehingga kondisi cuaca saat ini sangat panas.

Potensi yang menjadi perhatian soal titik api saat ini berada di wilayah pantai barat, yaitu Kecamatan Batangnatal, Rantobaek, Linggabayu, Natal, Sinunukan, Batahan, dan Muara Batang Gadis, pungkasnya.

Reporter: Agus Hasibuan

Tags: Cuaca EkstremFenomenaSeptember 2024
ShareTweet
Next Post
Sambut HUT ke-79 RI, Pemdes Tambangan Tonga Gelar Lomba Rumah Sehat

Sambut HUT ke-79 RI, Pemdes Tambangan Tonga Gelar Lomba Rumah Sehat

Discussion about this post

Recommended

Kecamatan Batahan Rembuk Penanganan Stunting

Kecamatan Batahan Rembuk Penanganan Stunting

3 tahun ago
Tak Tunggu Provinsi, Pemkab Madina Gandeng PT GLP Perbaiki Jalan Rusak di Linggabayu

Tak Tunggu Provinsi, Pemkab Madina Gandeng PT GLP Perbaiki Jalan Rusak di Linggabayu

5 hari ago

Popular News

  • Wings Air Pangkas Harga Tiket Rute Madina, Lebih Murah dari Sibolga

    Wings Air Pangkas Harga Tiket Rute Madina, Lebih Murah dari Sibolga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 4.843 Warga Tapanuli Tengah Masih Mengungsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantah Berita Setoran Pengamanan, Kejari Madina Lapor ke Dewan Pers

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026