Polres Padangsidimpuan menunjukkan aksi kemanusiaan dengan mengevakuasi sopir asal Bekasi yang wafat di loket Bus ALS dan berkoordinasi lintas wilayah untuk menghubungi keluarga.
Padangsidimpuan, StartNews – Aparat Polres Padangsidimpuan memfasilitasi penanganan jenazah seorang sopir perantau yang meninggal dunia secara mendadak di Loket Bus ALS, Jalan Imam Bonjol, Padangsidimpuan, Selasa (5/5/2026).
Kejadian bermula saat layanan Call Center 110 menerima laporan warga terkait adanya pria yang tidak sadarkan diri di area loket Bus ALS. Menindaklanjuti laporan itu, tim yang dipimpin Pawas AKP K. Sinaga bersama Padal Ipda Agussalim Pane dan tim identifikasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi pria yang diketahui bernama Aminullah Nasution (64).
Menggunakan teknologi IPS Hand Held, polisi berhasil memastikan identitas pria tersebut sebagai warga Jatirahayu, Bekasi, yang bekerja sebagai sopir.
Selainmenjalankan proses evakuasi medis ke RSUD Padangsidimpuan, polisi juga berinisiatif membangun koordinasi lintas wilayah. Polisi menghubungi Bhabinkamtibmas di wilayah Jatirahayu untuk menjemput bola dalam menyampaikan kabar duka kepada pihak keluarga secara langsung.
Upaya ini dilakukan guna memastikan jenazah tidak tertahan lama di perantauan dan pihak keluarga dapat segera menentukan proses pemulangan atau pemakaman almarhum.
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Wira Prayatna menyatakan tindakan personelnya merupakan bentuk dedikasi Polri dalam memberikan rasa tenang kepada masyarakat, bahkan dalam situasi kedukaan yang terjadi di wilayah hukumnya.
“Respons cepat ini wujud komitmen Polri untuk selalu hadir bagi masyarakat, terutama dalam situasi sulit dan penuh duka. Kehadiran petugas di tengah kejadian tersebut merupakan bentuk pelayanan prima yang mengedepankan sisi humanis kepolisian,” ujar AKBP Wira Prayatna.
Reporter: Lily Lubis





Discussion about this post