Anggota Polres Padangsidimpuan mengamankan pria berinisial YHPM (38) yang memicu kegaduhan, karena mengenakan kaus bertulisan provokatif saat hendak salat di Masjid Raya Al-Abror.
Padangsidimpuan, StartNews – Personel Polres Padangsidimpuan mengamankan seorang pria berinisial YHPM (38) setelah memicu kegaduhan akibat mengenakan kaus hitam bertuliskan kalimat yang dinilai tidak etis di lingkungan Masjid Raya Al-Abror, Kota Padangsidimpuan, Minggu (5/4/2026) siang.
Pria asal Medan Denai tersebut sempat diamankan warga dan pihak Baznas sebelum akhirnya diserahkan ke pihak kepolisian guna menghindari potensi gangguan keamanan yang lebih luas.
Peristiwa ini bermula pukul 13.20 WIB saat layanan Call Centre 110 menerima laporan masyarakat mengenai keberadaan seorang pria yang mengenakan pakaian dengan tulisan provokatif saat hendak melaksanakan ibadah salat.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas kepolisian meluncur ke lokasi untuk menjemput YHPM dan membawanya ke Mapolres Padangsidimpuan demi menjaga kondusivitas di area rumah ibadah tersebut.
Dalam proses pemeriksaan dan penggeledahan, polisi menemukan sejumlah dokumen identitas di dalam barang bawaan yang bersangkutan, di antaranya satu kaus oblong hitam yang dikenakan pelaku, tiga buah KTP, satu lembar STNK, satu SIM C, hingga tiga kartu mahasiswa. Selain itu, polisi juga mengamankan dokumen pendukung lainnya seperti kartu BPJS dan kartu ATM milik pria tersebut.
Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan penyidik, diketahui YHPM merupakan seorang mualaf yang baru memeluk agama Islam selama kurang lebih satu tahun. Selama pemeriksaan, dia mampu menunjukkan pemahamannya terhadap ajaran agama dengan melafalkan kalimat Syahadat serta membaca surah Al-Fatihah dan Al-Falaq dengan baik di hadapan petugas.
Pihak Kepolisian mengambil langkah mediasi untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kondusif agar tidak menimbulkan ketegangan di tengah masyarakat.
“Pihak SPKT Polres Padangsidimpuan telah berkoordinasi dengan Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al-Abror agar pria tersebut membuat surat pernyataan. Kami juga telah menghubungi pihak keluarga YHPM di Medan untuk menjelaskan kronologi kejadian dan mengarahkan agar yang bersangkutan segera kembali ke pihak keluarga,” ujar seorang polisi setempat.
Hingga saat ini, situasi di di lingkungan Masjid Raya Al-Abror terpantau aman dan terkendali.
Reporter: Lily Lubis





Discussion about this post