• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Senin, April 6, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Longsor Timpa Jalan, Desa Gunungtua Simandolam Terisolasi

by Redaksi
Sabtu, 11 Mei 2024
0 0
0
Longsor Timpa Jalan, Desa Gunungtua Simandolam Terisolasi
ADVERTISEMENT

Kotanopan, StartNews Curah hujan yang tinggi pada Jumat sore (10/5/2024) kemarin menyebabkan jalan menuju Desa Gunungtua Simandolam, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) longsor. Akibatnya, jalur ini tidak bisa dilewati kendraaan roda dua dan roda empat. Untuk sementara warga terpaksa berjalan kaki agar sampai ke Desa Simandolam.

Material tanah yang longsor juga menyebabkan sekolah di desa ini terpaksa diliburkan, karena guru- gurunya tidak bisa lewat. Warga yang hendak ke Pasar Kotanopan juga terpaksa jalan kaki dan pulangnya memikul barang bawaan belanja dari Pasar Kotanopan. Kondisi ini menyulitkan warga.

Asmin, warga Desa Gunungtua Simandolam pada Sabtu(11/5/2024) mengatakan, longsor yang menimpa jalur menuju Desa Gunungtua ada 9 titik. Titik terparah di kilometer 4, tepatnya di kawasan Bulusorik. Material tanah yang longsor cukup banyak. Kalaupun alat berat diturunkan, diperkirakan tidak akan selesai membersihkan material longsor dalam satu hari.

Asmin berharap Pemkab Madina segera menurunkan alat berat untuk mengangkat material longsor tersebut. Sebab, kondisi ini membuat jalan tidak bisa dilalui dan ratusan warga terisolasi. Sekolah pun praktis diliburkan karena tidak ada guru yang bisa lewat.

Kepala Desa Gunungtua Simandolam Parwis mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan Pemkab Madina agar alat berat dikerahkan untuk mengangkat material longsor.

Jumlah titik longsor ada 9, kendaraan sama sekali tidak bisa lewat. Kalau mau ke Pasar Kotanopan, warga harus berjalan kaki. Kami sangat berharap Pemkab Madina menurunkan alat berat, ujar Parwis.

Apalagi longsor juga menyebabkan material kayu menimpa kabel listrik, sehingga penerangan di desa setempat praktis padam mulai semalam.

“Saat ini warga hanya bisa berjalan kaki melewati gundukan tanah dan kayu yang longsor dan sewaktu-waktu bisa nengancam keselamatan warga, kata Parwis.

Reporter: Lokot Husda Lubis

Tags: Desa Gunungtua SimandolamKotanopanLongsor
ShareTweet
Next Post
Ini Nama-nama Pengurus  HIPMI Madina yang Baru Dilantik

Ini Nama-nama Pengurus HIPMI Madina yang Baru Dilantik

Discussion about this post

Recommended

Komisi X DPR Minta Pemerintah Perhatikan Kekosongan Guru di Sekolah Swasta

Komisi X DPR Minta Pemerintah Perhatikan Kekosongan Guru di Sekolah Swasta

3 tahun ago
Eli Mahrani Ikuti Doa, Dzikir, dan Tabligh Akbar untuk Palestina

Eli Mahrani Ikuti Doa, Dzikir, dan Tabligh Akbar untuk Palestina

2 tahun ago

Popular News

  • Ini Daftar Nama 59 Pejabat yang Dilantik Bupati Madina

    Ini Daftar Nama 59 Pejabat yang Dilantik Bupati Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • VIDEO: Setelah di Langit Sumut, Hari Ini Pesawat Tempur F-16 Bikin Geger Warga Sumbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hari Ini Gunung Sorik Marapi 16 Kali Gempa Vulkanik, Masyarakat Diminta Waspada

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepala BKPSDM Madina Ungkap Alasan Dua Kadis dan Satu Kaban Undur Diri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • VIDEO: Warga Desa Parbangunan Geger, Lantai Masjid Al-Muhajirin Keluarkan Hawa Panas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025