• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, Agustus 19, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Warung Kopi Mbak Sumi, Taruhan Kursi dan Harga Diri

Penulis: Saparuddin Siregar | Pemimpin Redaksi StartNews.co.id

by Redaksi
Minggu, 2 Agustus 2026
0 0
0
Warung Kopi Mbak Sumi, Taruhan Kursi dan Harga Diri

Ilustrasi.

ADVERTISEMENT

ASAP rokok mengepul tebal berbaur dengan aroma kopi Robusta di teras warung Mbak Sumi, persis di halaman Kantor DPC PKB Madina, Aek Galoga. Siang ini, portal berita online StartNews.co.id memberitakan topik panas: acara Syukuran dan Konsolidasi PKB, Sabtu (1/8/2026) kemarin.

“Ngeri kali kulihat judul beritamu hari ini, Ja. Macam mau perang bubat aja kubaca,” buka Iril sambil menyeruput kopi hitamnya dalam-dalam.

Iril ini pengamat segala situasi. Wawasannya sekelas konsultan politik. Suka minum kopi hitam, mulutnya pedas, dan hobi menguliti janji politisi.

“Bukan awak yang bikin ngeri, Bang Iril. Memang omongan Pak Marwan Dasopang itu yang tajamnya mengalahkan pisau cukur. Sanggup kau dengar? ‘Jangan permalukan saya. Sekali lagi, jangan permalukan saya!’ Bah, bisa pecah ginjal Ketua Edi Anwar menanggung beban moril kek gitu,” kekeh Boja, tangannya sibuk mengetik di layar ponsel.

Boja ini wartawan yang tajam, sinis, pemburu headline sensasional. Hobinya memancing keributan demi bahan tulisan.

“Hus, sembarangan kau kalau ngomong! Itu bukan ancaman, itu namanya pecutan semangat. Namanya juga Pak Mardas itu Ketua BNNCA sama Bidang Sosial DPP. Wajarlah dia kasih target terukur. Biar kader tak cuma tidur siang di kantor PKB macam si Boja,” bantah Fadri dengan nada membela, merapikan kerah bajunya.

Sebagai pengurus PKB, Fadri memang dikenal loyalis partai. Selalu optimis, rajin membela kebijakan pimpinan dengan bahasa khas kemeja hijau.

“Pecutan semangat atau pecutan bikin jantungan, Fad? Delapan kursi lho ditargetkannya! Delapan! Sekalian disuruh merebut kursi Ketua DPRD sama Bupati Madina. Awak yang lagi duduk di dewan ini langsung mules perutku mendengarnya. Macam mau disuruh lari maraton pakai sandal jepit,” keluh Taufik sambil memijat pelipisnya.

Taufik ini anggota DPRD dari PKB yang terkenal pragmatis. Dia agak panik memikirkan target berat partai karena posisinya sebagai petahana yang terancam repot.

“Nah, di situlah letak seninya, Bosku! Pak Mardas itu politisi ulung. Dia berani pasang badan, mempertaruhkan nama besarnya demi Pak Edi Anwar jadi Ketua DPC. Ibaratnya, modal udah dikasih, bekingan udah kuat, ya wajar kalau dividen yang diminta besar. Kalau tak ada tanda-tanda nambah kursi, kata Pak Mardas, itu namanya cuma angan-angan alias halu,” timpal Iril sambil menunjuk wajah Taufik pakai ujung rokok.

“Makanya, kita pengurus ini disuruh solid, Bang. Rangkul semua kekuatan, jangan ada yang beda-beda jalan. Malah, Pak Mardas udah merumuskan strategi inklusif. Di target delapan kursi itu, nggak semuanya dilepas buat petarung politik murni. Ada jatah khusus yang bakal kita kasih ke ulama. Minimal satu ulama tulen harus kita dorong jadi anggota DPR RI. Paten, kan?” jelas Fadri dengan wajah berbinar-binar penuh kebanggaan.

“Ini kopinya, bapak-bapak dewan dan calon dewan. Ngomongin kursi terus dari tadi. Kursi warungku yang reot di pojok sana itu kapan rupanya kelen ganti? Katanya partai kelen mau ngangkat derajat ekonomi masyarakat?” potong Mbak Sumi, yang tiba-tiba muncul membawa nampan berisi empat gelas kopi dan sepiring pisang goreng panas.

Mbak Sumi ini pemilik warung. Dia memang kategori emak-emak keturunan Jawa yang ceplas-ceplos. Lebih peduli pada ekonomi warungnya ketimbang janji politik.

“Cocok kali kau, Mbak Sumi! Skakmat langsung,” tawa Boja meledak.

“Kan semalam Pak Mardas juga menyinggung soal muruah Ahlussunnah wal Jama’ah. Katanya, perjuangan partai ini bukan cuma urusan ngaji dan pemahaman agama, tapi advokasi nyata buat ekonomi dan pendidikan rakyat miskin. Nah, buktikanlah omongan itu, Fik! Jangan pas kampanye aja kau borong gorengan Mbak Sumi ini!”

“Betul itu! Partai politik harus bisa bawa perubahan buat masyarakat terpinggirkan. Jangan kami ini cuma dihitung pas butuh suara aja. Habis itu, warungku tetap aja sepi kalau lagi nggak ada acara di kantor PKB,” sela Mbak Sumi sambil melenggang kembali ke balik steling makanannya.

“Tenanglah, Mbak. Ini kan kepemimpinan baru, semangat baru. Pak Mardas juga udah janji bakal mendukung penuh operasional dan kinerja pengurus daerah. Pintu komunikasinya terbuka 24 jam buat kader yang butuh bantuan,” jawab Taufik, mencoba menenangkan walau wajahnya masih terlihat agak tegang.

“Janji bantuan operasional sih paten, Fik. Tapi tetap aja, ujung tombaknya kalian. Kalau gagal memenuhi target ambisius Pak Mardas ini, bukan cuma Ketua Edi yang malu, kalian semua satu gerbong bisa kena reshuffle alam gaib nanti,” cibir Iril sambil tersenyum sinis.

“Itu sebabnya kuncinya kerja keras dan kekompakan, Bang Iril. Tak ada yang tak mungkin kalau kita gotong-royong. Pokoknya, jadikan semua potensi ini sama, satukan kekuatan,” pungkas Fadri mantap, seolah sedang berorasi di mimbar kampanye.

“Mantap kalilah teorimu itu, Fad. Ngeri kali kulihat semangatmu. Kalau memang kau mau praktikkan gotong-royong memajukan ekonomi masyarakat terpinggirkan hari ini, tolong kau bayarkan dululah kopi dan pisang goreng kawan-kawanmu ini semua, ya,” balas Mbak Sumi dari kejauhan.

“Nah, mampus kau, Fad! Advokasi ekonomi jalur warung kopi! Hahaha!” tawa Boja menutup perdebatan pagi itu. Sementara Fadri hanya bisa meringis sambil merogoh dompetnya. (*)

Tags: BurasHarga DiriMbak SumiTaruhan KursiWarung Kopi
ShareTweet
Next Post
Tinggalkan Hape, Anak-anak Simangambat TB Ceria di Acara Witapermainur

Tinggalkan Hape, Anak-anak Simangambat TB Ceria di Acara Witapermainur

Discussion about this post

Recommended

Anggota Basarnas Tewas di Tengah Pencarian Orang Hanyut

5 tahun ago
Faslah Yakin Elektabilitas Anies-Muhaimin Dongkrak Perolehan Suara PKB di Madina

Faslah Yakin Elektabilitas Anies-Muhaimin Dongkrak Perolehan Suara PKB di Madina

3 tahun ago

Popular News

  • Praktisi Hukum Desak Kejaksaan Usut Aktor Utama Dugaan Korupsi Smart Village

    Praktisi Hukum Desak Kejaksaan Usut Aktor Utama Dugaan Korupsi Smart Village

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Judi Online Bermodus Pulsa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Tapsel Dorong Transformasi Mustahik Jadi Muzakki

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026