• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Mei 9, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Warga Pagur Cemas, Ada Tiga Ekor Harimau Berkeliaran di Areal Kebun

by Redaksi
Jumat, 15 Juli 2022
0 0
0
Warga Pagur Cemas, Ada Tiga Ekor Harimau Berkeliaran di Areal Kebun

Jejak telapak harimau di kawasan Desa Pagur.

ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews Warga Desa Pagur, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) belakangan ini dihantui rasa cemas. Pasalnya, warga beberapa kali melihat keberadaan harimau di areal perkebunan warga.

Dalam dua pekan terakhir, sudah tiga kalibinatang buas itu muncul di areal perkebunan warga. Yang pertama pada 27 Juni 2022 pagi, kemudian pada Rabu, 6 Juli 2022 sore, dan terakhir pada Rabu 13 Juli 2022.

Sekretaris Desa Pagur Muhammad Taqwa menyebut kemunculan harimau itu kali pertama dilihat Lahuddin, warga Pagur, di wilayah Banjar Paran Bira sekitar 3 kilometer dari perkampungan warga. Dia melihat harimau tersebut hendak melintasi jalan setapak hutan, kata Taqwa, Kamis (14/7/2022), dikutipdari Antara.

Kemudian, harimau juga terlihat di daerah Banjar Namumbang, sekitar 4 kilometer dari areal pemukiman warga. Kali ketiga terlihat di titik Simpang Pagur, jalan raya persimpagan tiga menuju Desa Pagur di Panyabungan Timur.

Dia menyampaikan, kehadiran Harimau Sumatera itu membuat warga resah dan ketakutan. Pasalnya, mayoritas mata pencaharian warga di desa itu berkebun komoditas karet, kopi, dan hasil hutan lainnya. Desa Pagur adalah pemukiman yang berbatasan langusung dengan hutan.

Di sisi lain, Plt. Kasi Perlindungan Hutan dan Pemberdayaan Masyarakat KPH VIII Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara Zulham Afandi mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi kasus konflik harimau dengan manusia. Di antaranya melakukan sosialisasi, pemasangan kamera trap, dan membuat dentuman untuk menghalau satwa tersebut.

Pihaknya bekerja sama dengan tim dari Taman Nasional Batang Gadis (TNBG). Jika satwa langka tersebut masih mendekat ke perkampungan warga, kata Zulham, pihaknya akan memasang alat perangkap agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan menimpa warga .

Hasil pantauan tim KPH dan TNBG di lapangan, terdeteksi tiga ekor harimau yang diperkirakan berkeliaran di wilayah hutan tersebut, yakni, jantan, betina, dan satu ekor anak.

Mengingat wilayah Aek Gorsing (salah satu titik kawasan hutan di Pagur) merupakan habibat harimau, pihaknya mengimbau warga untuk sementara mengurangi aktivitasnya ke hutan. Jika sangat mendesak jangan pergi seorang diri, katanya.

Menurut dia, konflik antara harimau dengan manusia terjadi akibat berkurangnya areal hutan di wilayah Aek Gorsing. Pasalnya, saat ini banyak hutan beralih fungsi ke lahan perkebunan. Selain itu, juga akibat berkurangnya rantai makanan karena diburu manusia.

Reporter: Sir

Tags: HarimauTNBGWarga Pagur
ShareTweet
Next Post
Program SARU SATAHI, Lurah Panyabungan Satu Bagikan Bibit Tanaman Obat

Program SARU SATAHI, Lurah Panyabungan Satu Bagikan Bibit Tanaman Obat

Discussion about this post

Recommended

Faslah Minta Pengasuh Koran Beritahuta Sajikan Rubrik Berbahasa Mandailing

HPN 2024, Faslah Ajak Insan Pers Kawal Pemilu Damai

2 tahun ago
Beli Sabu, Warga Kelurahan Wek I Ditangkap di Warung Sembako

Beli Sabu, Warga Kelurahan Wek I Ditangkap di Warung Sembako

2 tahun ago

Popular News

  • Percikan Api Diduga Pemicu Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Tewas

    Update Nama-nama Korban Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Salah Perencanaan Anggaran, Tukin dan Serdos STAIN Madina Terancam Tak Cair 9 Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sopir Asal Bekasi Meninggal Dunia di Loket Bus ALS Padangsidimpuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Percikan Api Diduga Pemicu Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Identitas Sopir dan Kenek Bus ALS yang Kecelakaan Maut di Muratara Terungkap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025