• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, September 20, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Sukhairi Bantu Keluarga Saddam, Korban Gempa Cianjur Asal Madina

by Saparuddin Siregar
Rabu, 23 November 2022
0 0
0
Festival Drumband Bakal Meriahkan Perayaan HUT ke-77 Kemerdekaan RI di Panyabungan

Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution. (FOTO: STARTNEWS/SIR)

ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution bakal memberikan bantuan kepada keluarga Saddam Husein Dalimunthe (34), korban gempa Cianjur asal Desa Sihepeng Induk, Kecamatan Siabu, Kabupaten Madina, Sumatera Utara.

Tidak disebutkan bentuk bantuan yang diberikan, tetapi bupati berharap bantuan tersebut dapat meringankan kesulitan dialami Saddam dan keluarganya.

Insha Allah ada dari kami, sekadar meringankan derita yang dialami saudara kita dari Sihepeng, kata Sukhairi kepada wartawan, Rabu (23/11/2022) sore.

Sukhairi menyatakan turut merasakan musibah yang dialami Saddam dan keluarganya. Mengutip surat Al Baqarah 286, dia berharap para korban, terutama Saddam, hendaknya tetap tegar dan semangat memulai lembaran baru pasca gempa. Allah SWT tidak akan membebani seorang hamba di luar batas kemampuannya, sebutnya.

Karena itu, Saddam dan keluarga tak boleh larut terlalu lama dalam kesedihan. Tetap optimistis serta semangat dalam berusaha. Apalagi yang terkena dampak gempa ini bukan hanya Saddam dan keluarga, tetapi banyak juga warga lain merasakan hal serupa, ujar ketua DPW PKB Sumut ini.

Bahkan dibanding sebagian korban lainnya, kata dia, Saddam dan keluarganya masih bersyukur lantaran mereka tidak mengalami hal terburuk dari musibah tersebut. Alhamdulillah saudara kita tersebut masih sehat, tidak ada luka-luka. Soal kerugian harta, insha Allah bisa dicari lagi. Mudah-mudahan rezekinya bertambah.

Sukhairi juga tak keberatan jika ada elemen masyarakat dompet donasi untuk membantu meringankan kesusahan Saddam dan keluarganya, terutama dalam membangun usaha agar bisa berusaha seperti biasa.

Kita berharap saudara kita tersebut bisa berdagang kembali. Tentu perlu tempat usaha yang baru. Apakah dengan membangun kontrakan yang rusak parah, atau mencari tempat lain. Kita doakan, Saddam bisa bangkit membangun usahanya kembali, katanya.

Seperti diberitakan, keluarga Saddam yang tinggal di Desa Mangunkerta, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jabar, turut menjadi korban gempa magnutido 5,6 yang terjadi pada Selasa (21/11/2022).

Dia bersama istrinya, Salwa Lubis (29)–asal Desa Hutaraja, Siabu, Madina—dan kedua anak mereka: Nur Annisah Dalimunthe (9) dan Aftab Fhatian Dalimunthe (3), sudah empat tahun tinggal di Cianjur. Sebelumnya mereka berdagang di Depok, Jabar.

Beberapa saat sebelum gempa menggelegar, seperti biasa bada zuhur istrinya mengingatkan supaya Saddam pergi belanja dagangan ke pasar. Namun, baru ini kali dia merasa malas.

Saya jawab, nanti saja habis azar. On dope au malosok tu pasar (baru kali ini saya malas ke pasar), ujarnya.

Berselang beberapa menit setelah percakapan itu, terjadilah gempa yang begitu dahsyat. Informasi terakhir, 170-an orang meninggal dan ratusan lainnya mengalami luka-luka. Tujuh di antara korban tewas tersebut merupakan tetangga Saddam di Mangunkerta.

Begitu kontrakan itu bergoyang lantaran gempa, Saddam langsung teriak menyuruh istri dan anaknya keluar rumah.

Tak lama kemudian, rumah yang dipakai sebagai tempat berjualan keperluan sehari-hari itu runtuh, luluh-lantak. Sebagian besar isi rumah tertimpa material bangunan, termasuk dagangan di dalam warung.

Saddam dan Salwa hanya tarpaku melihat tempat tinggal, sekaligus tempat mencari nafkah mereka tak berbentuk lagi. Kejadian serupa juga dialami para tetangganya.

Wajar dei dabo get manyematkon barang dope umak ni daganak i, on maia sude dabo bang (wajar ibunya anak-anak mau menyelamatkan barang, hanya ini semua, kata Saddam.

Reporter: Rls

Tags: bupati madinaGempa CianjurKorbanSukhairi
ShareTweet
Next Post
Fraksi PKB DPRD Madina Soroti Penyusunan R-APBD yang Sering Terlambat

Fraksi PKB DPRD Madina Soroti Penyusunan R-APBD yang Sering Terlambat

Discussion about this post

Recommended

Honorer di Surat Menpan-RB: Peluang dan Tantangan

Honorer di Surat Menpan-RB: Peluang dan Tantangan

4 tahun ago

Update Data Percepatan Penanganan Covid-19 Madina per 6 April 2020

6 tahun ago

Popular News

  • Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Smart Village, Meinul Janji Bongkar Rahasia

    Kejagung Usut Dugaan Pelanggaran Disiplin Jaksa dalam Penanganan Korupsi Smart Village Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 4.843 Warga Tapanuli Tengah Masih Mengungsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indikasi Kerusakan Organ Ditemukan pada Ratusan Ikan Mati di Lubuk Larangan Tambangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026