Panyabungan, StartNews – Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) akan menetapkan skema pemulihan khusus bagi pelaku UMKM yang terdampak bencana di Sumatera, meliputi provinsi Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan langkah itu diambil untuk merespons kerusakan usaha dan terhentinya aktivitas ekonomi masyarakat di tiga provinsi tersebut.
“Senin (8/12/2025) depan, kami akan rapat dengan 44 penyalur (KUR). Fokusnya memetakan UMKM terdampak di tiga provinsi dan merumuskan insentif yang paling tepat,” kata Maman saat menghadiri Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro di STAIN Mandailing Natal (Madina), Panyabungan, Kamis (4/12/2025).
Maman menjelaskan penanganan pemulihan akan disesuaikan dengan tingkat kerusakan usaha yang dialami. “Perlakuannya tentu berbeda antara wilayah yang terdampak permanen dan yang tidak permanen,” tambahnya.
Kementerian UMKM juga akan melakukan sinkronisasi data dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memastikan proses pemulihan berjalan sistematis. Maman mengatakan perlindungan bagi pelaku UMKM terdampak merupakan prioritas, sesuai pesan Presiden.
Secara terpisah, Bank Sumut sebagai salah satu lembaga keuangan terdampak, mencatat kondisi operasional yang signifikan terganggu.
Direktur Keuangan dan Teknologi Informasi Bank Sumut Arieta Aryanti mengungkapkan hingga akhir November 2025, 339 debitur UMKM di Sumatera Utara masuk kategori terdampak setelah serangkaian banjir, banjir bandang, dan tanah longsor melanda 17 kabupaten/kota.
Arieta menyatakan pihaknya telah melakukan pendataan lapangan dan menyiapkan alternatif penanganan kredit yang adaptif, sesuai dengan koridor regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), khususnya Peraturan OJK Nomor 19 Tahun 2022 tentang Perlakuan Khusus bagi Lembaga Jasa Keuangan di Daerah Terdampak Bencana.
“Terdapat sejumlah opsi yang dapat diterapkan oleh Bank Sumut meliputi restrukturisasi kredit, penetapan ulang kualitas kredit hingga pemberian pembiayaan baru,” jelas Arieta.
Dia menambahkan, keputusan pemerintah yang akan ditetapkan pekan depan menjadi momentum penting. Bank Sumut menyatakan kesiapan untuk bergerak cepat mengimplementasikan kebijakan pemulihan begitu regulasi ditetapkan.
Reporter: Sir
Akun resmi StartNews.co.id: https://whatsapp.com/channel/0029VaSjNUHGOj9lK6bu4n3J





Discussion about this post