• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, Januari 18, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Kisah Erik Sewa Alat Berat Demi Temukan Jasad Ibu yang Tertimbun Longsor di Agam

by Redaksi
Jumat, 5 Desember 2025
0 0
0
Kisah Erik Sewa Alat Berat Demi Temukan Jasad Ibu yang Tertimbun Longsor di Agam

FOTO: Dok. BBC Indonesia.

Agam, StartNews – Suara deru mesin ekskavator itu memecah keheningan yang menyelimuti sisa-sisa kehancuran. Bagi Erik Andesra, warga Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), suara bising besi pengeruk tanah itu bukanlah gangguan, melainkan satu-satunya harapan yang tersisa.

Di hadapannya, hamparan lumpur yang kini mulai mengeras bukan sekadar tanah. Itu adalah dinding tebal yang memisahkannya dengan sosok yang paling dia cintai: ibunya.

Sudah berhari-hari sejak banjir bandang—atau yang dikenal warga setempat sebagai galodo—menerjang wilayah tersebut pada 27 November 2025. Bencana itu datang tanpa permisi, meluluhlantakkan rumah dan memisahkan keluarga dalam sekejap mata.

Selama hari-hari pertama pascabencana, Erik dan kerabatnya mencoba melakukan apa yang bisa dilakukan oleh tenaga manusia. Dengan tangan kosong dan peralatan seadanya, mereka menggali, menyisir puing, dan menyingkirkan lumpur. Namun, alam seolah enggan berkompromi. Timbunan itu terlalu dalam, terlalu berat, dan terlalu luas untuk ditaklukkan oleh sekadar tekad dan otot.

Putus asa karena pencarian manual tak membuahkan hasil dan bantuan alat berat resmi yang terbatas harus dibagi ke banyak titik bencana, Erik mengambil keputusan nekat namun penuh bakti. Dia merogoh kocek pribadinya. Berapapun biayanya, alat berat harus didatangkan.

Bagi Erik, uang bisa dicari, tetapi jasad sang ibu harus ditemukan. Dia tidak ingin ibunya “kedinginan” sendirian di bawah sana. Dia ingin memberikan penghormatan terakhir yang layak.

Ekskavator sewaan itu pun mulai bekerja, mengoyak timbunan tanah yang mengubur rumah masa kecil Erik. Menit demi menit berlalu dalam ketegangan yang mencekam. Erik tak beranjak. Matanya nanar menatap setiap jengkal tanah yang terangkat oleh bucket alat berat.

Hingga akhirnya, momen yang dinanti sekaligus ditakuti itu tiba. Di balik pekatnya lumpur cokelat, terlihat warna putih yang kontras. Itu bukan puing bangunan. Itu kain. Kain mukena.

Saat tanah disingkirkan perlahan, air mata tak lagi bisa dibendung. Sang ibu ditemukan. Namun, pemandangan itu membuat siapa saja yang melihatnya tertegun, merinding, sekaligus takjub.

Tubuh wanita paruh baya itu tidak sedang berlari menyelamatkan diri. Dia tidak sedang tertimpa reruntuhan dalam posisi meringkuk ketakutan. Ibunda Erik ditemukan dalam keadaan utuh, terbalut mukena putih bersih, dalam posisi salat.

Tubuhnya menghadap kiblat, seolah galodo yang dahsyat itu hanya mengantarkannya pada kekhusyukan yang abadi. Dia “pulang” ke haribaan Tuhan Yang Maha Esa saat sedang bersujud menghadap-Nya.

Bagi Erik, kesedihan kehilangan orangtua tercinta memang menghunjam dada. Namun, melihat kondisi sang ibu yang husnul khatimah—meninggal dalam keadaan baik saat beribadah—memberikan setitik kelegaan di tengah samudera duka.

Upaya dan biaya yang dikeluarkan Erik terbayar lunas. Bukan dengan kembalinya nyawa, melainkan dengan kepastian bahwa sang ibu telah disempurnakan “kepulangannya”. Jasadnya kini bisa dimandikan, disalatkan, dan dimakamkan dengan layak. Sebuah bakti terakhir seorang anak laki-laki kepada wanita yang telah melahirkannya.

Di tengah duka bencana Sumatera Barat yang menelan banyak korban, kisah Erik Andesra menjadi pengingat tentang batas kemampuan manusia, kekuatan doa, dan cinta seorang anak yang tak lekang oleh lumpur bencana sekalipun.

Reporter: Dbs

Akun resmi StartNews.co.id: https://whatsapp.com/channel/0029VaSjNUHGOj9lK6bu4n3J

Tags: AgamAlat BeratErikJasad IbuLongsorTemukanTertimbun
ShareTweet
Next Post
Wapres Kunjungi Posko Bencana yang Didirikan PT Agincourt Resources

Wapres Kunjungi Posko Bencana yang Didirikan PT Agincourt Resources

Discussion about this post

Recommended

Kapolda Banten Gendong Anak Pemudik dan Sawer Musisi IMM di Pelabuhan Merak

Kapolda Banten Gendong Anak Pemudik dan Sawer Musisi IMM di Pelabuhan Merak

3 tahun ago
Menkes Sebut Deteksi Dini Kunci Pengendalian Penyakit Kanker

Menkes Sebut Deteksi Dini Kunci Pengendalian Penyakit Kanker

3 tahun ago

Popular News

  • Hasil Evaluasi Kemenpan-RB 2025, Pelayanan Publik Pemkab Madina Raih Kategori C

    Hasil Evaluasi Kemenpan-RB 2025, Pelayanan Publik Pemkab Madina Raih Kategori C

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi di Sumut Melonjak 53 Persen, Angka Pengangguran Berhasil Ditekan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Temukan Mayat Pria dengan Luka Sayat di Hutan Nabundong Paluta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lansia di Padangsidimpuan Tewas Ditabrak Angkot Usai Salat Subuh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Atika Azmi ‘Goda’ Faslah Siregar Gabung Gerindra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025