• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, Oktober 25, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Mengawal Nasib Gedung Lama RSUD Panyabungan

Penulis: Saparuddin Siregar | Pemimpin Redaksi StartNews.co.id

by Saparuddin Siregar
Kamis, 23 Juli 2026
0 0
0
Mengawal Nasib Gedung Lama RSUD Panyabungan

Ilustrasi.

ADVERTISEMENT

HALO, warga Madina. Baru-baru ini ada kabar menarik dari Kelurahan Kayujati. Gedung lama RSUD Panyabungan yang setahun belakangan dibiarkan nganggur dan nyaris jadi “rumah hantu”, akhirnya menemui titik terang.

Sempat beredar wacana kalau bangunan di atas lahan satu hektare ini mau diratakan dengan tanah untuk dijadikan pusat olahraga atau sport center. Tapi, Bupati Madina Saipullah Nasution akhirnya mengambil jalan memutar yang rasanya jauh lebih masuk akal, yakni menggandeng pihak swasta untuk menyewa dan mengelolanya.

Jujur saja, langkah Pemkab Madina ini patut kita acungi jempol dan dukung. Coba bayangkan, kondisi fisik bangunan itu masih 70 persen. Kalau sampai dibongkar, berapa banyak uang rakyat dari APBD masa lalu yang terbuang siasia?

Di tengah kondisi keuangan daerah yang serba terbatas dan ketiadaan anggaran perawatan, membiarkan pihak ketiga masuk menjadi solusi yang sangat realistis.

Rencananya, pihak swasta yang menyewa akan mendanai sendiri renovasi gedung tersebut sesuai kebutuhan operasional mereka. Pemkab tinggal duduk manis, menyewakan aset, dan menerima suntikan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pemanfaatannya pun terdengar menjanjikan, mulai dari kantor cabang bank, fasilitas cuci darah, hingga pusat rehabilitasi untuk pecandu narkoba dan ODGJ.

Keputusan Pak Bupati menolak wacana sport center juga sangat tepat. Toh, Madina masih punya banyak opsi lapangan sepak bola lain yang bisa dimaksimalkan tanpa harus mengorbankan gedung yang masih layak pakai.

Tapi, tunggu dulu. Sebagai masyarakat yang cerdas, kita tidak boleh cuma tepuk tangan lalu lepas tangan. Kebijakan ini tetap harus kita kritisi dan kawal ketat. Menggandeng pihak ketiga atau investor selalu punya sisi buta yang rawan dimanfaatkan.

Pertama, soal transparansi nilai sewa dan kontrak. Hitung-hitungannya harus dibuka jelas ke publik. Jangan sampai dengan dalih “menyelamatkan aset yang terbengkalai”, nilai sewanya malah dipatok terlalu murah dan ujung-ujungnya merugikan daerah dalam jangka panjang.

Pemilihan pihak swastanya juga harus dilakukan secara profesional dan terbuka, bukan lewat jalur belakang atau sekadar bagi-bagi jatah.

Kedua, soal aksesibilitas layanan. Pemkab menyebutkan gedung ini akan jadi pusat pelayanan publik dan kesehatan, seperti layanan cuci darah dan rehabilitasi. Pertanyaannya, kalau layanan kesehatan ini murni dikelola swasta untuk mencari untung, apakah biayanya masih ramah di kantong masyarakat Madina kelas menengah ke bawah?

Jangan sampai aset yang awalnya dibangun dari uang rakyat untuk rakyat, berubah menjadi fasilitas komersial eksklusif yang bikin warga kurang mampu cuma bisa gigit jari menahan sakit di depan gerbangnya.

Kesimpulannya, niat Bupati Saipullah Nasution sudah berada di jalur yang benar. Merangkul swasta untuk menyelamatkan aset dan menambah PAD boleh jadi terobosan cerdas yang menjawab keterbatasan APBD.

Namun, Pemkab Madina punya pekerjaan rumah yang besar dalam menyusun draf kerjasamanya. Pastikan perjanjian itu tidak hanya menguntungkan kas daerah dan kantong investor, tapi juga benar-benar mengedepankan fungsi sosial bagi masyarakat. Kita tunggu saja hasil rapat lanjutannya. Semoga bukan sekadar wacana manis saja, ya kan? (*)

Tags: Gedung LamaMengawalRSUD PanyabunganSikap Redaksi
ShareTweet
Next Post
Tanpa Traktor Modern, DPR Sentil Minimnya Anggaran Polbangtan Medan

Tanpa Traktor Modern, DPR Sentil Minimnya Anggaran Polbangtan Medan

Discussion about this post

Recommended

Polisi Masih Kumpulkan Saksi Kasus Penganiayaan di Pajak Gambir

Acong, Tersangka Penggelapan Uang Wajib Pajak Menyerahkan Diri ke Polda Sumut

3 tahun ago
Soal Isu Pekerja Tambang Tewas, Kapolda Diminta Kirim Tim Labfor ke Hutabargot

Soal Isu Pekerja Tambang Tewas, Kapolda Diminta Kirim Tim Labfor ke Hutabargot

2 tahun ago

Popular News

  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gejatisu akan Laporkan Kades Terlibat PETI di Madina ke Polda Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pletan Berupaya Mengisi 45 Persen Ceruk Pasar Ikan Lele di Bali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Hipotensi dan Hipertensi, Bagaimana Pencegahan dan Pengendaliannya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026