• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Maret 13, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Menanti Magrib Sambil Ngabuburit di Masjid Agung Nur Ala Nur

by Redaksi
Jumat, 20 Februari 2026
0 0
0
Menanti Magrib Sambil Ngabuburit di Masjid Agung Nur Ala Nur
ADVERTISEMENT

Nikmati suasana hangat ngabuburit di Masjid Agung Nur Ala Nur, Panyabungan. Simak geliat ekonomi warga Desa Parbangunan yang berburu takjil lezat sambil menanti azan Magrib di ikon religi Panyabungan ini.

Panyabungan, StartNews – Semburat jingga mulai menghiasi langit Desa Parbangunan, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Di bawah naungan menara Masjid Agung Nur Ala Nur yang megah, suasana sore pada Jumat (20/2/2026) terasa begitu hangat dan hidup. Lokasi ini bukan sekadar tempat ibadah, melainkan magnet bagi warga lokal untuk menghabiskan waktu menunggu berbuka puasa atau yang akrab disebut ngabuburit.

Sejak pukul empat sore, pelataran dan sisi jalan menuju masjid mulai dipadati masyarakat. Ada yang datang berboncengan motor bersama keluarga, hingga pasangan muda yang berjalan santai menikmati semilir angin sore. Kehadiran warga ini membawa berkah tersendiri bagi para pedagang musiman yang berderet rapi menjajakan aneka penganan berbuka.

Meja-meja sederhana yang berjejer di sepanjang jalan dipenuhi dengan visual yang menggoda selera. Mulai dari es campur berwarna-warni yang segar, gorengan yang masih hangat, hingga kue-kue tradisional khas Mandailing yang aromanya menyeruak di udara. Keramaian ini menciptakan harmoni antara ketaatan beribadah dan geliat ekonomi kerakyatan yang tumbuh subur di bulan suci.

Salah seorang pedagang takjil yang sedang sibuk membungkus pesanan pembeli mengungkapkan rasa syukurnya atas antusiasme warga tahun ini. Dengan senyum ramah yang tak lepas dari wajahnya, dia terus melayani pelanggan yang silih berganti datang menghampiri lapaknya.

“Alhamdulillah, tahun ini suasana ngabuburit di Masjid Agung Nur Ala Nur sangat ramai. Kami para pedagang kecil sangat terbantu dengan banyaknya warga yang datang ke sini. Semoga dagangan kami semua habis sebelum azan Magrib berkumandang,” ujar salah satu pedagang di sela-sela kesibukannya melayani pembeli.

Suara riuh rendah tawa anak-anak yang berlarian di pelataran masjid menambah kental nuansa kebahagiaan sore itu. Di sisi lain, deretan sepeda motor yang terparkir rapi menjadi bukti betapa kawasan ini menjadi titik kumpul utama bagi warga Panyabungan. Bagi mereka, momen ini adalah waktu yang tepat untuk mempererat silaturahmi sambil berburu kuliner favorit untuk berbuka.

Sore di sekitar Masjid Agung Nur Ala Nur Panyabungan bukan sekadar rutinitas menunggu waktu makan. Ia menjadi potret denyut ekonomi rakyat kecil yang menggantungkan rezeki pada meja-meja kayu dan payung peneduh. Di sini, semangat berbagi dan semangat mencari nafkah menyatu dalam syahdunya suasana menjelang waktu berbuka.

Seiring matahari yang semakin condong ke barat, keramaian perlahan bergeser ke area dalam masjid. Warga mulai bersiap mengambil barisan salat. Sementara para pedagang mulai merapikan dagangannya yang sebagian besar sudah terjual. Ngabuburit di Masjid Agung Nur Ala Nur tetap menjadi tradisi yang memberikan makna mendalam bagi spiritualitas sekaligus kesejahteraan masyarakat Madina.

Reporter: Fadli Mustafid

Tags: MagribMasjid Nur Ala NurNgabuburitpanyabungan
ShareTweet
Next Post
Bangkitkan Ekonomi Lokal, Bupati Palas Resmikan Ramadhan Fair Pertama

Bangkitkan Ekonomi Lokal, Bupati Palas Resmikan Ramadhan Fair Pertama

Discussion about this post

Recommended

Kades Hutabargot Nauli Terlibat PETI, Ketegasan Bupati Madina Diuji

Kades Hutabargot Nauli Terlibat PETI, Ketegasan Bupati Madina Diuji

10 bulan ago
Kunjungan Atika ke Ranto Natas Madina, Lirik Pengembangan Gula Aren

Kunjungan Atika ke Ranto Natas Madina, Lirik Pengembangan Gula Aren

5 tahun ago

Popular News

  • HUT Ke-27 Madina, Bupati Soroti 1.200 Km Jalan Rusak dan Isu Mundurnya 6 Kepala OPD

    HUT Ke-27 Madina, Bupati Soroti 1.200 Km Jalan Rusak dan Isu Mundurnya 6 Kepala OPD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Besok Kabupaten Madina Berusia 27 Tahun, Ini Agenda Peringatannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MARPOKAT Desak Pemkab Madina Legalkan Tambang Rakyat Demi Kepastian Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prof. Sumper Mulia Harahap Dilantik sebagai Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Tembak Pria Asal Madina yang Membunuh Lansia di Angkola Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025