• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Desember 6, 2025
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Madina dalam Keadaan Tak Baik-baik saja

OLEH: Irwan Daulay | Pengamat Pembangunan Sumatera Utara

by Redaksi
Sabtu, 23 Maret 2024
0 0
0
Pemkab Madina Perlu Bentuk Konsorsium Pengusaha Daerah

Irwan Daulay. (FOTO: STARTNEWS/SIR)

PEKERJAAN sebagian besar warga Mandailing Julu (Kotanopan dan sekitarnya), Mandailing Godang (Panyabungan dan sekitarnya) dan Mandailing Jae (Siabu dan sekitarnya) adalah petani sawah dan petani perkebunan karet.

Seperti kita ketahui, beras memang harganya tidak stabil dan cenderung naik. Namun, kenaikan harga ini jarang dinikmati petani, karena sebagian besar dari mereka menjual gabahnya kepada tauke dengan harga murah oleh berbagai sebab.

Sementara petani kita boleh dibilang kebanyakan petani penggarap dan masih berpola subsisten. Dampaknya jika terjadi inflasi atau gagal panen atau kenaikan harga pupuk, bibit, dan sebagainya, maka daya beli mereka akan tergerus dan pastinya untuk berbelanja takjil di Ramadan ini mereka akan berpikir dua kali.

Khusus bagi petani kebun karet, data terakhir yang saya peroleh (1 tahun yang lalu), posisi perkebunan karet rakyat di Madina terdapat 10 ribu hektare status Tanaman Tidak Menghasilkan (TTM) karena menua. Sebagian berada di kawasan hutan.

Demikian juga harganya tidak pernah lagi bergerak menuju harga normal (15.000), yaitu harga yang moderat menurut petani karet kita akibat permintaan internasional yang terus merosot oleh berbagai sebab.

Harganya tidak stabil dan jatuh sampai 7.000 sampai 10.000 per kilogram, bergantung kualitas dan daerahnya. Kondisi ini juga pasti melemahkan daya beli petani kita, karena sampai saat ini pemerintah daerah relatif pasrah menghadapi persoalan ini dan lebih memilih upaya membagi-bagi bibit dan alat pertanian, baik dari APBD maupun dana desa. Sehingga, tidak menyelesaikan substansi persoalan.

Jika hal ini dibiarkan berlarut-larut, angka kemiskinan di Madina pasti bertambah. Hal ini akan berdampak pada sektor lainnya. Bagi ibu muda, anaknya akan terancam stunting. Pengangguran akan semakin tajam. Angka perceraian semakin tinggi. Anak-anak putus sekolah atau tidak mendapatkan pendidikan yang memadai. Bahkan, yang miris banyak anak-anak kita akhirnya merantau untuk mengadu nasib ke negeri orang dengan keterampilan yang minim. Inilah yang sangat rentan terhadap masa depan mereka dan keselamatan mereka di rantau orang.

Inilah sekelumit kisah yang dihadapi masyarakat kita disana akibat salah kelolanya daerah ini oleh para elitenya.

Mengapa salah kelola?

Kekeliruan kita semua yang tidak pernah berpikir betapa pentingnya sosok pemimpin yang memiliki pemahaman terhadap persoalan-persoalan yang berhadapan langsung dengan hajat hidup orang banyak.

Harapan kita kedepan, masyarakat Madina tersadar dan tidak menjadikan lagi UANG sebagai syarat utama memilih kepala desa, anggota legislatif, dan kepala daerah. Pahami integritas dan rekam jejak para calonnya. Sekali lagi, jangan lagi memilih karena pertimbangan UANG (Politik Uang). (*)

Tags: madinaOpiniTidak Baik-baik
ShareTweet
Next Post
Reaksi Cepat BPBD Madina Tangani Bencana Longsor di Muarasipongi

Reaksi Cepat BPBD Madina Tangani Bencana Longsor di Muarasipongi

Discussion about this post

Recommended

Ketua DPRD Madina Perjuangkan Pembangunan Jalan ke Desa Banjar Lancat

Ketua DPRD Madina Perjuangkan Pembangunan Jalan ke Desa Banjar Lancat

3 tahun ago
Polisi Tangkap Kakek yang Merudapaksa Bocah di Muarasipongi

Polisi Tangkap Kakek yang Merudapaksa Bocah di Muarasipongi

2 tahun ago

Popular News

  • Diduga Korupsi PSR Rp1,9 Miliar, Kejaksaan Tahan Dua Pejabat Pemkab Madina

    Diduga Korupsi PSR Rp1,9 Miliar, Kejaksaan Tahan Dua Pejabat Pemkab Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Bantuan Tunai MBG PLN yang Viral di Medsos adalah Hoaks

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolres Madina akan Tindak Tegas Penjual Pertalite di Luar Area SPBU pada Masa Sulit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Temukan Mayat Petani di Sumur Ladang Desa Bangun Purba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Madina Buru Angkot Penimbun BBM di SPBU yang Viral

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025