• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Oktober 23, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Lancang Kuning Berbunyi, Polisi dan Warga Berjibaku Padamkan Karhutla Kebun Sawit di Tapteng

by Saparuddin Siregar
Minggu, 6 September 2026
0 0
0
Lancang Kuning Berbunyi, Polisi dan Warga Berjibaku Padamkan Karhutla Kebun Sawit di Tapteng

Tim Polsek Kolang menembus medan sulit sejauh 12 kilometer untuk memadamkan karhutla di Desa Satahi Nauli. (FOTO: ISTIMEWA)

ADVERTISEMENT

Tim gabungan Polsek Kolang bergerak cepat menembus medan sulit sejauh 12 kilometer usai aplikasi Lancang Kuning mendeteksi karhutla di Desa Satahi Nauli.

Tapteng, StartNews – Aplikasi pemantau titik api Lancang Kuning kembali terbukti ampuh menjadi sinyal pencegahan bencana setelah tim gabungan Polsek Kolang bersama BPBD dan masyarakat setempat bergerak menembus medan sulit sejauh 12 kilometer demi memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

Petugas yang dipimpin Kapolsek Kolang AKP Isran Efendi Simatupang sejak pukul 14.30 WIB harus berpacu dengan waktu menuju SP 3 Dusun III Aek Badan, Desa Satahi Nauli, guna memutus sebaran api yang melalap lahan perkebunan sawit seluas tiga hektare milik H. Risman Pasaribu.

Meski kobaran api berhasil dijinakkan, karakter tanah gambut di lokasi kejadian yang berpadu dengan embusan angin kencang masih menyisakan kepulan asap pekat, sehingga memicu kewaspadaan dari para personel di lapangan.

Selain menyisir sisa api hingga kondisi mulai gelap, petugas secara persuasif memanfaatkan momen tersebut untuk mengedukasi warga sekitar agar menghentikan kebiasaan membuka atau membersihkan lahan pertanian dengan cara dibakar.

Kepolisian memastikan tidak akan mengendurkan pengawasan di area rawan tersebut guna mengantisipasi kemunculan titik api susulan yang berpotensi meluas.

“Kami akan terus memantau perkembangan situasi dan meningkatkan patroli guna mencegah timbulnya titik api baru,” tegas Kapolres Tapteng AKBP Muhammad Alan Haikel.

Reporter: Sir

Tags: Aplikasi Lancang KuningKarhutlaKebakaran Lahan SawitPolsek KolangTapanuli Tengah
ShareTweet
Next Post
Rekor Buruk 1.370 Anak Putus Sekolah, Pemkab Madina Bangun Sekolah Rakyat Gratis di Sipalangka

Rekor Buruk 1.370 Anak Putus Sekolah, Pemkab Madina Bangun Sekolah Rakyat Gratis di Sipalangka

Discussion about this post

Recommended

Dongkrak Omset, Sandiaga Uno dan Ijeck Endorse Produk UMKM Sumut

Dongkrak Omset, Sandiaga Uno dan Ijeck Endorse Produk UMKM Sumut

5 tahun ago
Wagub Sumbar Janji Biayai Sekolah Peraih Juara Pertama di STQH Tingkat Nasional

Wagub Sumbar Janji Biayai Sekolah Peraih Juara Pertama di STQH Tingkat Nasional

5 tahun ago

Popular News

  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pletan Berupaya Mengisi 45 Persen Ceruk Pasar Ikan Lele di Bali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ban Pecah di Tol Jakarta-Merak, Truk Padi Terguling, Sopir Patah Tulang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Cilacap Rencanakan Uang Hasil Pemerasan untuk THR Forkopimda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026