• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, Mei 10, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Kemenkes Bantah Isu Vaksin HPV Bikin Mandul

JAKARTA

by Redaksi
Selasa, 10 Oktober 2023
0 0
0
Kemenkes Bantah Isu Vaksin HPV Bikin Mandul

Ilustrasi. (FOTO: DOK. KEMENKES)

ADVERTISEMENT

Jakarta, StartNews Baru-baru ini beredar satu postingan di media sosial yang menyatakan program vaksin Human Papiloma Virus (HPV) kepada anak perempuan bertujuan untuk memandulkan. Juru bicara Kementerian Kesehatan dr. Mohammad Syahril memastikan informasi tersebut palsu atau hoax.

Imunisasi HPV sudah dipastikan keamanannya dan pada umumnya tidak menimbulkan reaksi yang serius sesudah pemberian imunisasi. Kata dr. Syahril di Jakarta, Senin (9/10/2023).

Ada reaksi di lokasi suntikan dapat berupa kemerahan, pembengkakan, dan nyeri ringan. Timbul satu hari setelah pemberian imunisasi dan dapat berlangsung satu sampai tiga hari. Reaksi umum seperti demam juga bisa muncul setelah pemberian imunisasi, kata dr. Syahril.

Imunisasi HPV bertujuan mencegah penyakit kanker serviks yang disebabkan infeksi HPV. Bahkan, keberhasilannya dapat mencapai 100 persen jika diberikan sebanyak dua dosis pada anak perempuan saat berusia 9-13 tahun.

Komitmen Indonesia dalam pencegahan kanker serviks dibuktikan dengan masuknya imunisasi HPV ke dalam program imunisasi nasional sejak tahun 2023. Sampai saat ini sudah ada 135 negara yang memberikan imunisasi HPV dalam program imunisasi nasionalnya. Di antaranya Malaysia, Singapura, Amerika, Inggris, dan Perancis.

Imunisasi HPV diberikan sebanyak dua dosis kepada anak perempuan sebelum lulus SD/MI atau sederajat. Imunisasi diberikan dalam kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) setiap bulan Agustus di sekolah.

Reporter: Rls

Tags: KemenkesMandulVaksin HPV
ShareTweet
Next Post
Sukhairi Tegaskan DMI Tidak Punya Tujuan Politik

Sukhairi Tegaskan DMI Tidak Punya Tujuan Politik

Discussion about this post

Recommended

Arahan Jokowi pada Seknas untuk Pilpres 2024: Jangan Tergesa-Gesa

Lebih Ketat Lagi, Presiden Tetapkan PPKM Darurat Khusus Jawa dan Bali

5 tahun ago
Rusak Aliran Sungai Batang Gadis, Puluhan Warga Satroni Perusahaan Penambang Pasir

Rusak Aliran Sungai Batang Gadis, Puluhan Warga Satroni Perusahaan Penambang Pasir

4 tahun ago

Popular News

  • Percikan Api Diduga Pemicu Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Tewas

    Update Nama-nama Korban Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Salah Perencanaan Anggaran, Tukin dan Serdos STAIN Madina Terancam Tak Cair 9 Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sopir Asal Bekasi Meninggal Dunia di Loket Bus ALS Padangsidimpuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Percikan Api Diduga Pemicu Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Identitas Sopir dan Kenek Bus ALS yang Kecelakaan Maut di Muratara Terungkap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025