• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, Mei 21, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Kemendagri Minta Pemda Lakukan Aksi Nyata untuk Turunkan Stunting

by Redaksi
Rabu, 23 Februari 2022
0 0
0
Kemendagri Minta Pemda Lakukan Aksi Nyata untuk Turunkan Stunting

Ilustrasi stunting. (FOTO: ISTIMEWA)

ADVERTISEMENT

Jakarta, StartNews Pemerintah menargetkan prevalensi stunting pada 2024 sebesar 14 persen. Untuk mencapai target nasional itu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta pemerintah daerah (pemda) melakukan aksi nyata melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Langkah lainnya, mengoptimalkan fungsi kelembagaan dan penganggaran daerah.

Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Dirjen Bangda) Kemendagri Sugeng Hariyono, mewakili Mendagri, pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) program pembangunan keluarga kependudukan dan keluarga berencana (Bangga Kencana) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) 2022.

Rakernas tersebut mengusung tema: Penguatan Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting melalui Optimalisasi Sumber Daya dan Konvergensi Lintas Sektor.

Pada dasarnya memperkuat kelembagaan mulai di tingkat pusat dan daerah, memberikan kuasa penuh (pada) pemerintah daerah dalam mengambil langkah-langkah. (Juga) aksi konvergensi guna percepatan penurunan stunting di masa-masa pandemi Covid-19 ini sampai pada target nasional tercapai, katanya, Selasa (22/2/2022).

Sugeng mengungkapkan, pemda bisa mengalokasikan APBD tahun 2021 untuk percepatan penurunan stunting. Alokasinya sebesar Rp 2,28 triliun untuk anggaran intervensi spesifik dan Rp 4,13 triliun untuk anggaran intervensi sensitif, sehingga total anggarannya sebesar Rp 6,41 triliun. Dia berharap pada tahun-tahun mendatang alokasi APBD ini semakin meningkat.

“Daerah di 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota untuk mengintegrasikan program dan kegiatan percepatan penurunan stunting dalam dokumen perencanaan daerah (RPJPD, RPJMD, RAD Pangan dan Gizi). Mendorong pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota menyediakan dan meningkatkan alokasi APBD untuk mendukung program/kegiatan intervensi gizi spesifik dan gizi sensitif,” katanya.

Selain itu, Sugeng menekankan agar Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) meninjau dokumen perencanaan dan anggaran, serta memastikan terlaksananya kebijakan terkait upaya penurunan stunting di daerah. Bahkan, bila perlu APIP memberikan teguran dan sanksi bagi yang tidak mencapai target.

Di lain sisi, lanjut Sugeng, sebagaimana Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, Kemendagri berperan mendorong daerah membentuk Tim Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota melalui Surat Keputusan Kepala Daerah. Langkah itu melibatkan perangkat daerah dan para pemangku kepentingan, termasuk Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK).

Secara khusus, Sugeng mengapresiasi daerah yang telah membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TP2S). Pada tahun 2021 terdapat 34 provinsi dan 329 (dari 360) kabupaten/kota yang memiliki tim tersebut.

Tercatat pula hingga Februari 2022, ada 4 dari 34 provinsi yang status kelembagaannya sudah disesuaikan dengan Peraturan BKKBN Nomor 12 Tahun 2021. Provinsi tersebut, di antaranya Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, dan Jawa Timur. Sedangkan 154 kabupaten/kota baru berproses dalam penyusunan kelembagaan TP2S.

Reporter: Rls

Tags: KemendagriKesehatanPemdaStunting
ShareTweet
Next Post
Kapolda Sumut: Pemberantasan Korupsi harus Efektif dan Efisien

Kapolda Sumut: Pemberantasan Korupsi harus Efektif dan Efisien

Discussion about this post

Recommended

Tahun Ini Pemkot Medan Buka Penerimaan 1.700 ASN dan PPPK

Tahun Ini Pemkot Medan Buka Penerimaan 1.700 ASN dan PPPK

2 tahun ago
Siap Menangkan BAGUSI, Warga Desa Tahalak Ujung Gading Lahirkan GUS-DUR

Siap Menangkan BAGUSI, Warga Desa Tahalak Ujung Gading Lahirkan GUS-DUR

2 tahun ago

Popular News

  • Pemkab Madina Kembali Gelar Pelantikan Pejabat Hari Ini

    Daftar Nama 166 Pejabat Pemkab Madina yang Dilantik Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lion Air akan Buka Penerbangan Rute Medan-Madina dan Madina-Padang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Madina Kembali Gelar Pelantikan Pejabat Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Hipotensi dan Hipertensi, Bagaimana Pencegahan dan Pengendaliannya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pletan Berupaya Mengisi 45 Persen Ceruk Pasar Ikan Lele di Bali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026