Warga Desa Lubuk Bondar Panjang, Kecamatan Batangnatal, Madina, mempertanyakan realisasi dana desa akibat akses jalan utama yang rusak parah dan menyerupai kubangan lumpur.
Batangnatal, StartNews – Masyarakat Desa Lubuk Bondar Panjang, Kecamatan Batangnatal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), mempertanyakan transparansi dan komitmen pemerintah desa terkait pengelolaan dana desa menyusul kondisi jalan utama yang rusak parah.
Jalan penghubung yang menjadi urat nadi perekonomian warga tersebut dibiarkan hancur hingga menyerupai kubangan lumpur dan jalur berbatu terjal tanpa adanya upaya perbaikan yang memadai.
Persoalan ini mencuat ke publik setelah salah seorang warganet dengan akun Arif Silalahi mengunggah kondisi memprihatinkan tersebut di grup Facebook ASWAJA Mandailing Natal yang dilihat pada Jumat (29/5/2026).
Dalam hantaran tersebut, terlihat jelas akses jalan tanah dan batuan dipenuhi lubang besar, lapisan semen yang telah pecah, serta kikisan tanah akibat erosi yang kian membahayakan keselamatan para pengendara sepeda motor, terutama saat musim hujan.
Warga menilai alokasi dana desa yang dikucurkan pemerintah pusat setiap tahun belum terealisasi secara optimal untuk membenahi fasilitas publik yang bersifat mendesak. Akibat pembiaran ini, masyarakat harus menanggung dampaknya, mulai dari membengkaknya biaya logistik karena petani kesulitan mendistribusikan hasil bumi, tingginya risiko kecelakaan bagi pengendara yang terperosok, hingga terhambatnya akses mobil ambulans saat keadaan darurat medis.
“Kami merasa dianaktirikan. Jalan ini akses utama kami untuk membawa hasil bumi dan beraktivitas sehari-hari. Namun, bertahun-tahun kondisinya tetap rusak parah. Kami mempertanyakan, kemana aliran dana desa selama ini? Realisasinya sangat minim untuk pembangunan fisik yang penting,” ujar salah seorang warga desa yang enggan disebutkan namanya.
Menyikapi kondisi yang kian berlarut-larut, masyarakat Desa Lubuk Bondar Panjang mendesak Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina), khususnya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa beserta Inspektorat selaku aparat pengawas fungsional agar segera turun tangan ke lapangan.
Warga menuntut adanya audit dan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan anggaran di desa tersebut agar pemanfaatannya benar-benar transparan dan diprioritaskan untuk perbaikan jalan demi stabilitas ekonomi serta keselamatan masyarakat di Kecamatan Batangnatal.
Reporter: Sir





Discussion about this post