Depok, StartNews – Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi Universitas Indonesia (HIPMI PT-UI) Gafi Nasution secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Afi Kalla untuk maju sebagai Calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI periode 2026-2029.
Dukungan tersebut disampaikan Gafi di sela-sela agenda kuliah umum yang menghadirkan Afi Kalla sebagai narasumber di lingkungan Kampus UI.
Gafi Nasution menjelaskan, pelaksanaan kuliah umum ini merupakan tradisi yang memiliki catatan historis kuat bagi suksesi kepemimpinan di tubuh HIPMI.
Menurut dia, kandidat yang hadir memberikan kuliah umum di UI biasanya memiliki peluang besar untuk memenangkan kontestasi di tingkat pusat. I
Dia menegaskan, HIPMI PT-UI siap mengawal pencalonan Afi Kalla hingga tuntas karena optimisme terhadap visi yang dibawa sang kandidat.
“Untuk kuliah umum ini biasanya sudah tradisi dari beberapa tahun ke belakang. Sudah tiga kali kita melaksanakan kuliah umum ini dan biasanya caketum-caketum yang ngadain kuliah umum di UI ini biasanya pasti jadi ketua umum terpilih. Insya Allah kalau kita bisa kawal Bang Afi sampai tuntas, mungkin Bang Afi bisa jadi Ketua Umum HIPMI BPP tahun 2026-2029. Insya Allah optimis,” ujar Gafi kepada media.
Lebih lanjut, Gafi menilai Afi Kalla memiliki kelebihan menonjol dibandingkan kandidat lainnya, terutama dalam komitmen terhadap kaderisasi di tingkat akar rumput kampus.
Afi dinilai sebagai sosok yang inklusif dan mau turun langsung merangkul organisasi di tingkat perguruan tinggi. Gafi menegaskan bahwa kehadiran pihaknya bukan sekadar dukungan personal, melainkan peran strategis organisasi sebagai fasilitator untuk mendukung Afi Kalla memimpin BPP HIPMI kedepan.
“Kelebihannya, yaitu Bang Afi mungkin bisa dilihat lebih merangkul lagi ke HIPMI-HIPMI PT seperti sekarang. Beliau mau turun ke HIPMI-HIPMI PT, contohnya HIPMI PT Universitas Indonesia itu sendiri. Ini merupakan bentuk kita sebagai fasilitator juga untuk mendukung Bang Afi Kalla sebagai Calon Ketua Umum HIPMI BPP Pusat,” kata Gafi.
Dalam kesempatan yang sama, Afi Kalla memaparkan visinya untuk meningkatkan rasio pengusaha di Indonesia demi mengejar ketertinggalan dari negara-negara tetangga di ASEAN.
Dia menargetkan Indonesia mampu mencapai rasio pengusaha sebesar 4 persen pada tahun 2030, setara dengan pencapaian Malaysia saat ini.
Afi menekankan pentingnya mengarahkan mahasiswa untuk masuk ke sektor industri hilirisasi guna menciptakan nilai tambah ekonomi yang lebih signifikan daripada sekadar sektor UMKM konvensional.
“Paling dekat di negara ASEAN 4 persen. Jadi, kita harus menuju ke situ. Saya mengharapkan yang jadi pengusaha itu adalah masuk industri, bukan lagi UMKM. Jadinya mindset-nya adalah membuat bahan baku menjadi bahan setengah jadi. Akhirnya apa? Akhirnya bisa menambah nilai dan menambah value serta lapangan pekerjaan. Ini sebenarnya program pemerintah, hilirisasi. Tapi saya lebih mendorong lagi dalam saya maju kontestasi ini untuk bisa disebarkan di seluruh provinsi di Indonesia agar merata,” ppaar Afi Kalla.
Reporter: Sir




Discussion about this post