Gunung Sorikmarapi di Madina mencatat 27 kali gempa vulkanik dalam dan satu kali gempa terasa pada Minggu (23/8/2026). PVMBG imbau warga jauhi kawah.
Panyabungan, StartNews – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat Gunung Api Sorikmarapi di Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, mengalami 27 kali gempa vulkanik dalam dan satu kali gempa terasa sepanjang Minggu (23/8/2026).
Gunung setinggi 2.145 meter di atas permukaan laut itu berada dalam pengawasan ketat setelah aktivitas kegempaannya terdeteksi cukup signifikan selama periode pengamatan pukul 00.00 hingga 24.00 WIB.
Petugas Pengamat Gunung Api Sorikmarapi, Firman Syukri, mengatakan selain puluhan gempa vulkanik dalam, instrumen pemantau juga merekam tiga kali gempa tektonik lokal dan satu kali gempa tektonik jauh.
Gempa terasa yang terekam memiliki skala II MMI dengan amplitudo maksimum 43 milimeter dan durasi hingga 31 detik. Secara visual, asap kawah utama teramati berwarna putih dengan intensitas tipis membumbung setinggi 30 meter di atas puncak.
“Masyarakat dan pengunjung disarankan untuk tidak memasuki wilayah radius 1.500 meter dari pusat kawah utama demi keselamatan,” kata Firman Syukri dalam laporannya.
Dia juga menyoroti pentingnya menghindari area kawah aktif lainnya di sekitar kawasan tersebut. “Warga wajib menjauhi Kawah Sibangor Tonga dan Kawah Sibangor Julu untuk menghindari potensi bahaya semburan lumpur maupun gas beracun yang dapat muncul secara tiba-tiba,” tambahnya.
Reporter: Sir





Discussion about this post