Bupati Madina H. Saipullah Nasution mematok target bebas desa tanpa listrik dan blank spot pada 2027 pasca-penyesuaian jaringan PLN di Desa Patialo.
Kotanopan, StartNews – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) mematok target untuk menuntaskan masalah krisis energi dan keterisolasian digital di kabupaten ini pada 2027. Langkah ini ditandai dengan penyalaan listrik secara simbolis oleh Bupati Madina H. Saipullah Nasution di Desa Patialo, Kecamatan Kotanopan, Madina, Kamis (23/7/2026).
Peresmian itu sekaligus mengakhiri ketergantungan warga setempat terhadap kincir air swadaya sebagai sumber penerangan utama.
Masuknya pasokan daya dari PT PLN (Persero) sempat tertunda akibat terjangan bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025. Kini, hadirnya aliran listrik stabil selama 24 jam diyakini bakal menggerakkan roda ekonomi lokal serta mempermudah berbagai aktivitas harian warga.
Saipullah mengatakan keberhasilan di Desa Patialo hanyalah titik awal dari peta jalan pembangunan infrastruktur dasar yang tengah dikejar pemerintah daerah.
“Dari 23 desa yang belum masuk listrik dan 44 desa blank spot, kami targetkan tuntas di tahun 2027,” tegas Saipullah di sela-sela peresmian.
Dia mengatakan perbaikan akses komunikasi akan segera menyulut perubahan positif lanjutan. Warga Desa Patialo dipastikan dapat menikmati jaringan internet dalam waktu dekat.
Dampak masuknya penerangan ini dirasakan oleh jajaran pemerintah kecamatan. Camat Kotanopan Enda Mora Lubis optimistis terhubungnya daya listrik akan memicu percepatan masuknya infrastruktur telekomunikasi yang dibutuhkan generasi muda.
“Anak-anak kami sekarang bisa belajar di malam hari,” ujar Enda Mora Lubis.
Sementara tokoh masyarakat Desa Patialo, Muhammad Jamil Lubis, mengapresiasi Pemkab Madina dan seluruh pihak yang telah memperjuangkan hadirnya keadilan energi di desa mereka, membebaskan warga dari keterbatasan penerangan yang telah berlangsung bertahun-tahun.
Reporter: Sir





Discussion about this post