Bupati Madina Saipullah Nasution mengajak mahasiswa STAIN Madina memahami hakikat kepemimpinan yang berintegritas, progresif, dan berani bertanggung jawab demi masa depan daerah.
Panyabungan, StartNews – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution menegaskan seorang pemimpin tidak cukup hanya memiliki jabatan dan kewenangan, tetapi harus mampu menunjukkan integritas, membawa perubahan, serta bertanggung jawab atas setiap keputusan yang diambil.
Saipullah menyampaikan hal itu saat menghadiri Seminar Pelatihan Dasar Kepemimpinan Senat Mahasiswa di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Madina, Selasa (27/10/2026).
Di hadapan mahasiswa, Saipullah mengatakan kepemimpinan bukan sekadar simbol jabatan, melainkan kemampuan menerjemahkan amanah menjadi tindakan nyata.
“Yang kita inginkan bukan simbolnya, tetapi bagaimana seorang pemimpin itu bisa mengimplementasikan nilai-nilai kepemimpinannya,” kata Saipullah.
Saipullah menjelaskan, terdapat tiga prinsip dasar yang harus dimiliki seorang pemimpin, yakni integritas, progresif, dan tanggung jawab.
Menurut dia, integritas menjadi modal utama karena seorang pemimpin harus mampu menyelaraskan ucapan dengan tindakan serta konsisten dalam menjalankan komitmen.
“Integritas adalah ucapan, perbuatan, tindakan, dan sikap yang harus sama dengan apa yang kita lakukan,” tegasnya.
Selain integritas, Saipullah menyebut seorang pemimpin harus memiliki sikap progresif agar mampu membawa organisasi berkembang dan bergerak ke arah yang lebih baik.
“Pemimpin itu harus bisa progresif, bisa membawa organisasi itu lebih berkembang. Bukan statis atau malah turun,” katanya.
Selain itu, Saipullah juga menekankan seorang pemimpin harus berani mempertanggungjawabkan setiap keputusan dan hasil dari program yang dijalankan, baik berhasil maupun belum mencapai target.
“Manakala kegiatan itu tidak berhasil atau berhasil, pemimpin harus bertanggung jawab,” sebutnya.
Lebih lanjut, Saipullah berharap mahasiswa STAIN Madina dapat mempersiapkan diri menjadi generasi pemimpin yang memiliki kemampuan intelektual, disiplin ilmu, karakter, dan moral yang kuat.
“Kami berharap adik-adik sekalian bukan hanya menjadi penonton, tetapi ikut dalam pembangunan Madina dengan memberikan kritik-kritik tajam yang membangun,” ungkapnya.
Saipullah berharap mahasiswa dapat turut mengawal program pembangunan sehingga pemerintah dan masyarakat dapat bersama-sama mewujudkan Madina sebagai daerah yang lebih maju dan sejahtera.
Reporter: Fadli Mustafid




Discussion about this post