Pelantikan pengurus TP PKK Madina periode 2026-2030 fokus pada peran organisasi sebagai benteng pertahanan keluarga dalam memangkas angka narkoba hingga pernikahan dini.
Panyabungan, StartNews – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution meminta pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) periode 2026-2030 berperan aktif sebagai benteng masyarakat dalam menghempang berbagai persoalan sosial daerah.
Saipullah menegaskan hal itu saat melantik pengurus TP PKK Kabupaten Madina di Aula Kantor Bupati, Komplek Perkantoran Payaloting, Panyabungan, Rabu (23/9/2026).
Saipulllah mendorong jajaran pengurus baru untuk tidak terjebak pada kegiatan rutin, melainkan harus melahirkan inovasi yang menyasar langsung akar masalah sosial di tengah masyarakat.
Menurut dia, posisi PKK sebagai mitra strategis pemerintah daerah menuntut kepekaan tinggi terhadap dinamika yang mengancam ketahanan keluarga moderen.
“Bahaya narkoba, kenakalan remaja, perkawinan di bawah umur menjadi tugas kita bersama,” kata bupati yang akrab disapa Bang Ipul ini.
Dia menginstruksikan agar sepuluh program pokok PKK dijalankan melintasi pola-pola konvensional. Pendekatan berbasis partisipasi publik, musyawarah, dan semangat gotong-royong menjadi instrumen utama agar keberadaan organisasi ini memberi dampak instan yang membumi.
“Laksanakan tugas dan fungsi dengan baik. Jadikan organisasi PKK sebagai wadah pengabdian dengan bekerja, belajar, berinovasi, kreativitas, sembari ikhlas beramal,” ujar Bang Ipul.
Sinergi kepemimpinan PKK di tingkat daerah juga diperkuat melalui pengukuhan jajaran pengurus kecamatan oleh Ketua TP PKK Madina Ny. Yupri Astuti Saipullah Nasution. Pengukuhan ini memastikan instruksi penanganan isu sosial dapat tereksekusi secara presisi hingga ke tingkat desa.
Prosesi pelantikan itu juga disaksikan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution, jajaran asisten, para kepala OPD, serta pimpinan organisasi wanita se-Kabupaten Madina.
Reporter: Sir





Discussion about this post