• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, Juni 23, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

BPBD Madina: Mayoritas Korban Keracunan Sudah Pulang ke Rumah Masing-masing

by Redaksi
Jumat, 23 Februari 2024
0 0
0
BPBD Madina: Mayoritas Korban Keracunan Sudah Pulang ke Rumah Masing-masing
ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mandailing Natal (Madina) menyebut para korban yang diduga keracunan gas di tiga desa sekitar wilayah kerja PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) sudah diperbolehkan pulang oleh pihak rumah sakit.

“Mayoritas korban sudah dizinkan pulang oleh rumah sakit ke rumah masing-masing. Meskipun begitu, masih ada beberapa orang lagi yang masih dirawat,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina Mukhsin Nasution, Jumat (23/2/2024).

Dia menyampaikan akibat insiden yang terjadi pada Kamis (22/2/2024) sekitar pukul 19.15 WIB itu, sempat membuat 108 orang warga dari Desa Sibanggor Julu, Desa Sibanggor Tonga, dan Desa Sibanggor Jae terpaksa mendapatkan perawatan di RSUD Panyabungan dan RS Permata Madina serta klinik bidan di Desa Huta Tinggi.

Bahkan dalam kejadian itu, sempat membuat 300 kepala keluarga terpaksa mengungsi ke desa-desa tetangga.

“Berdasarkan data per hari ini pukul 15.32 WIB, korban keracunan berjumlah 108 orang. Dengan rincian, 47 orang dirawat di RSUD Panyabungan, 59 orang di Rumah Sakit Permata Madina dan di klinik bidan Irma Desa Huta Tinggi dua orang,” ujarnya.

Korban terdiri dari bayi, anak-anak, ibu hamil, dan orang dewasa.

Dia menjelaskan, berdasarkan informasi sementara penyebabnya diduga akibat keracunan gas di lokasi pembukaan sumur milik PT SMGP. “Warga mengalami muntah-muntah, mual-mual, pusing dan bahkan ada yang pingsan pada saat pembukaan itu,” ungkap Mukhsin.

Mengingat banyaknya korban, BPBD Madina sempat mendirikan dua tenda darurat di RSUD Panyabungan.Selain itu, pemerintah daerah juga membuka posko kesehatan di Desa Sibanggor Julu, Sibanggor Tonga, dan Desa Sibanggor Jae.

Reporter: Antara

Tags: BPBD MadinaKorban KeracunanPT SMGP
ShareTweet
Next Post
Insiden Gas Beracun PT SMGP, Tinggal Satu Pasien yang Dirawat di Rumah Sakit

Insiden Gas Beracun PT SMGP, Tinggal Satu Pasien yang Dirawat di Rumah Sakit

Discussion about this post

Recommended

Bupati Tapsel Hadiri Wisuda Putra Bungsunya di Harvard University

Bupati Tapsel Hadiri Wisuda Putra Bungsunya di Harvard University

1 tahun ago
Selama Pemerintahan SUKA, Ratusan Rumah Ibadah Terima Bantuan

Selama Pemerintahan SUKA, Ratusan Rumah Ibadah Terima Bantuan

2 tahun ago

Popular News

  • Isak Tangis Istri dan Pesan Terakhir Muhammad Solih dari Lubang Tambang Emas

    Isak Tangis Istri dan Pesan Terakhir Muhammad Solih dari Lubang Tambang Emas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akun TikTok Wak Labu Bongkar Dugaan Pemerasan Kades di Siabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejagung Tangkap Tiga Mantan Petinggi BGN, Satu Sempat Buron ke Jawa Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026