• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, September 24, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

BMKG: Musim Hujan Mundur karena Posisi El Nino Sangat Kuat

by Saparuddin Siregar
Kamis, 24 September 2026
0 0
0
BMKG: Musim Hujan Mundur karena Posisi El Nino Sangat Kuat

Ilustrasi.

ADVERTISEMENT

BMKG memprakirakan awal musim hujan di Indonesia bergeser akibat penguatan fenomena El Nino, sementara wilayah rawan karhutla mulai diguyur hujan pada Oktober 2026.

Jakarta, StartNews – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kedatangan musim hujan di wilayah Indonesia pada tahun ini mengalami penundaan dari jadwal biasanya akibat pengaruh dominan fenomena iklim global.

Fenomena El Nino yang saat ini berada pada fase intensitas tinggi memicu perubahan pola sirkulasi udara dan menghambat pertumbuhan awan hujan di kawasan nusantara.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menyampaikan penjelasan mengenai dinamika atmosfer tersebut usai menghadiri pertemuan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (24/9/2026).

“Terkait datangnya musim hujan, karena ini juga salah satu upaya harapan kita gitu agar musim hujan segera datang, tapi karena El Nino sekarang posisinya sangat kuat, fasenya, sehingga musim hujan di Indonesia itu akan sedikit mundur,” kata Teuku Faisal Fathani.

Pergeseran waktu kedatangan presipitasi tersebut berdampak langsung pada penanganan wilayah yang tengah menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Sejumlah provinsi yang rentan Karhutla dijadwalkan memasuki masa transisi menuju musim basah secara bertahap mulai awal kuartal keempat tahun ini.

Teuku Faisal Fathani merinci wilayah Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Selatan akan mulai menerima curah hujan pada Oktober 2026.

Sementara wilayah Indonesia lainnya diprakirakan baru akan memasuki musim hujan secara merata pada November hingga Desember 2026.

Reporter: Sir

Tags: BMKGCuaca EkstremEl Ninoiklim IndonesiaKarhutlaMusim HujanTeuku Faisal Fathani
ShareTweet

Discussion about this post

Recommended

Sepekan Imunisasi Polio di Madina Capai Target 98,4 Persen

Sepekan Imunisasi Polio di Madina Capai Target 98,4 Persen

4 tahun ago
Bupati Madina Sebut Muslimat Al-Washliyah sebagai Benteng Moral Generasi Muda

Bupati Madina Sebut Muslimat Al-Washliyah sebagai Benteng Moral Generasi Muda

5 bulan ago

Popular News

  • Berpapasan Jarak 20 Meter dengan Harimau, TNBG Amankan Warga dan Satwa

    Berpapasan Jarak 20 Meter dengan Harimau, TNBG Amankan Warga dan Satwa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polri Pangkas Birokrasi SKCK, Bebas Pungli, dan Cetak Mandiri Mulai 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejagung Usut Dugaan Pelanggaran Disiplin Jaksa dalam Penanganan Korupsi Smart Village Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Tapsel Lantik 38 Kepala Sekolah, Ini Daftarnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026