• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Oktober 10, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Belum Diaudit Kok Mark-Up? Kades Sinunukan Sentral Sesalkan Tudingan Sepihak

by Saparuddin Siregar
Rabu, 26 Agustus 2026
0 0
0
Belum Diaudit Kok Mark-Up? Kades Sinunukan Sentral Sesalkan Tudingan Sepihak

Kepala Desa Sinunukan Sentral, Julianto, dan pengumuman realisasi APBDes Sinunukan Sentral. (FOTO: ISTIMEWA)

ADVERTISEMENT

Kades Sinunukan Sentral, Julianto, membantah tudingan mark-up proyek jalan 2025. Dia menilai tuduhan itu prematur karena audit Inspektorat Madina baru akan dilakukan pada September 2026.

Sinunukan, StartNews – Kepala Desa Sinunukan Sentral, Kecamatan Sinunukan, Mandailing Natal (Madina), Julianto, membantah tudingan yang menyebut dirinya memanipulasi data dan mark-up anggaran pada proyek pengerasan dan rehabilitasi jalan desa tahun anggaran 2025.

Julianto menilai tudingan korupsi tersebut prematur dan tidak berdasar karena hingga saat ini Inspektorat Madina belum melakukan pemeriksaan atas Laporan Pertanggungjawaban (LPj) desa.

Julianto menyampaikan bantahan tersebut guna merespons beredarnya pemberitaan di salah satu media daring yang menuduh dirinya menyelewengkan dana desa (DD).

Proyek rehabilitasi jalan senilai Rp216 juta di RT 05 dan RT 02 Desa Sinunukan Sentral telah dikerjakan. (FOTO: ISTIMEWA)

Melalui sambungan telepon pada Rabu (26/8/2026), Julianto menegaskan proyek rehabilitasi jalan senilai Rp216 juta tersebut telah direalisasikan sepenuhnya di dua titik, yakni di wilayah RT 05 dan RT 02. Pemerintah desa juga telah memasang papan informasi proyek di lokasi sebagai wujud keterbukaan informasi publik kepada masyarakat.

Lebih jauh, Julianto menyoroti adanya pelanggaran etika jurnalistik terkait asas keberimbangan berita. Dia mengaku kecewa karena pemberitaan yang menyudutkan dirinya diterbitkan sepihak tanpa ada upaya konfirmasi atau klarifikasi terlebih dahulu.

“Saya sangat kecewa sekali, kenapa tiba-tiba berita keluar sementara si pembuat berita tidak pernah klarifikasi sama kepala desa langsung. Saya juga tidak kenal dengan wartawan yang menuis berita itu,” ujar Julianto.

Dia juga mempertanyakan logika di balik tuduhan mark-up yang diembuskan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Menurut dia, penetapan adanya kerugian negara atau penggelembungan dana hanya bisa dikeluarkan oleh lembaga berwewenang setelah proses audit selesai, bukan berdasarkan asumsi.

“Untuk pemeriksaan Inspektorat belum ada sampai saat ini, kemungkinan direncanakan bulan 9 (September) baru pemeriksaan. Sehingga saya pun kaget, kenapa kok mark-up, sementara audit juga belum,” katanya.

Sebelumnya, sebuah media online memberitakan adanya dugaan manipulasi realisasi anggaran oleh oknum Kepala Desa Sinunukan Sentral demi kepentingan pribadi.

Berita yang mengatasnamakan sumber warga anonim tersebut menyoroti kegiatan pembangunan dan pengerasan jalan desa tahun anggaran 2025.

Warga yang enggan disebutkan namanya itu menuding adanya kejanggalan dalam pelaksanaan proyek dan menilai kepala desa kurang transparan dalam mengelola dana desa.

Meski demikian, dengan adanya klarifikasi Kepala Desa Sinunukan Sentral Julianto, polemik dugaan penyelewengan ini dapat terjawab melalui hasil pemeriksaan resmi dari Inspektorat Kabupaten Madina yang rencananya bergulir pada September 2026.

Masyarakat diimbau mengedepankan asas praduga tidak bersalah dan menunggu hasil audit sebelum menarik kesimpulan.

Reporter: Sir

Tags: Dana Desa MadinaInspektorat MadinaJuliantoKades Sinunukan Sentralmandailing natal
ShareTweet
Next Post
Misteri Ikan Mati di Batang Ayumi, Pemko Padangsidimpuan Larang Warga Konsumsi

Misteri Ikan Mati di Batang Ayumi, Pemko Padangsidimpuan Larang Warga Konsumsi

Discussion about this post

Recommended

Bupati Madina: Kumandang Azan akan Usir Virus dari Kabupaten Ini

Bupati Madina: Kumandang Azan akan Usir Virus dari Kabupaten Ini

5 tahun ago

Harga Karet di Kotanopan Berkisar Rp8.000-8.500

7 tahun ago

Popular News

  • Kembali ke Sumut, Brigjen Pol. Sonny Irawan Jabat Kapolda Gantikan Whisnu Hermawan

    Kembali ke Sumut, Brigjen Pol. Sonny Irawan Jabat Kapolda Gantikan Whisnu Hermawan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sensasi Naik Pedati Kerbau, Rombongan Turis Belanda Jelajahi Aek Pohon Panyabungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolri Mutasi 78 Jenderal dan Sepuluh Kombes, Ini Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026