• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Senin, September 21, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Banyak Kiai Wafat, Gus AMI Minta Pemerintah Gencar Sosialisasi PPKM Darurat di Ponpes

by Saparuddin Siregar
Minggu, 4 Juli 2021
0 0
0
Banyak Kiai Wafat, Gus AMI Minta Pemerintah Gencar Sosialisasi PPKM Darurat di Ponpes

Abdul Muhaimin Iskandar. (FOTO: ISTIMEWA)

ADVERTISEMENT

 

Abdul Muhaimin Iskandar (Gus AMI). (FOTO: ISTIMEWA)Jakarta, StartNews Wakil Ketua DPR Abdul Muhaimin Iskandar meminta pemerintah gencar menyosialisasikan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di pondok pesantren (Ponpes). PPKM Darurat diberlakukan pada 3-20 Juli 2021 di Pulau Jawa dan Bali.

Pesantren harus digencarkan sosialisasi PPKM Darurat, karena mereka sangat rentan. Jelaskan poin-poinnya dengan detail, utamanya protokol kesehatan (prokes), kata Gus AMI, sapaan akrabnya, dalam keterangan pers, Jumat (2/72021).

Gus AMI juga mendesak pelaksanaan vaksinasi di Ponpes ditingkatkan, terutama bagi para kiai, nyai, dan guru. Dia mengaku prihatin mendengar kabar duka wafatnya kiai dan nyai dalam waktu yang berdekatan.

Hampir setiap hari saya dengar kabar duka panutan kita. Para kiai kita banyak yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan. Karena itu, saya minta vaksinasi untuk mereka ditingkatkan, tuturnya.

Kasus meninggalnya kiai tersebut memang tidak bisa disimpulkan akibat Covid-19. Namun, rentetan kasus yang terjadi dalam kurun waktu yang tidak berjauhan patut diwaspadai imbas dari Covid-19.

Apalagi sekarang banyak varian baru yang disebut lebih cepat menular. Jadi, walaupun tidak semua (kiai yang meninggal dunia) terkonfirmasi Covid, tapi melihat seringnya kasus itu di waktu berdekatan, ya patut kita waspadai, ujarnya.

Menurut politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, vaksinasi adalah usaha untuk mencegah dan itu lebih baik dilakukan ketimbang harus mengobati banyak korban yang berjatuhan. Apalagi para kiai dan nyai adalah sosok sentral di ponpes yang dibutuhkan peranannya dalam mendidik santri.

Itu sebabnya, Gus AMI mengimbau pemerintah meningkatkan cakupan vaksinasi bagi mereka agar ponpes tetap eksis dan stabil.

Buat kampanye dan sosialisasi secara terus menerus tentang pandemi ini di pesantren. Kalau perlu lakukan penyekatan dan pengetatan mobilisasi di pesantren secepatnya, tutur legislator dapil Jawa Timur VIII itu.

Ketua Tim Pengawas Penanggulangan Bencana Covid-19 DPR RI ini menilai lonjakan Covid-19 yang sampai saat ini belum bisa dikendalikan harus dijadikanwarningkeras bagi pemerintah untuk memperhatikan para kiai di ponpes. Kalau diabaikan, bukan tidak mungkin jumlah korban Covid-19 di pesantren semakin bertambah.

Selain itu, Gus AMI juga mengimbau para wali santri dan warga untuk sementara tidak berkunjung ke pesantren. Bagi santri yang keluar dan ingin kembali, harus di-screeningketat sebelum mereka masuk ke dalam pesantren.

Potensi penyebaran di pondok pesantren yang tinggi karena yang dari luar kota banyak. Kalau tidak di-screening, kalau ada yang positif, kan berisiko nanti bisa masuk (karantina) lagi, tukasnya.

Reporter: Rls

Tags: Abdul Muhaimin IskandarCovid-19Gus AmiKiaiPondok PesantrenPPKM Darurat
ShareTweet
Next Post
Begini Cara Mengobati Penyakit Stroke

Begini Cara Mengobati Penyakit Stroke

Discussion about this post

Recommended

Hari Ini Kemenag Gelar Khotmil Quran Bersama Seribuan Juara MTQ di 38 Provinsi

Hari Ini Kemenag Gelar Khotmil Quran Bersama Seribuan Juara MTQ di 38 Provinsi

2 tahun ago
BMKG: Mandailing Natal Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Hari Ini

BMKG: Mandailing Natal Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Hari Ini

9 bulan ago

Popular News

  • Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Smart Village, Meinul Janji Bongkar Rahasia

    Kejagung Usut Dugaan Pelanggaran Disiplin Jaksa dalam Penanganan Korupsi Smart Village Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berpapasan Jarak 20 Meter dengan Harimau, TNBG Amankan Warga dan Satwa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indikasi Kerusakan Organ Ditemukan pada Ratusan Ikan Mati di Lubuk Larangan Tambangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026