3.000 warga Tapsel hadiri Tablig Akbar PTAR bersama KH Fikri Haikal Zainuddin MZ. Dapatkan pesan kebangkitan dan penguatan mental pascabencana di sini!
Tapsel StartNews – Sekitar 3.000 jamaah memadati Lapangan PTPN IV Regional 1 Kebun Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sabtu, (31/10/2026). Mereka menghadiri Tablig Akbar ke-9 yang digelar PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe.
Kegiatan keagamaan tersebut menghadirkan mubalig KH. Fikri Haikal Zainuddin MZ, putra mendiang KH. Zainuddin MZ atau yang dikenal sebagai Dai Sejuta Umat.
Mengangkat tema “Dengan Iman dan Akhlak, Bersama Membangun Masa Depan Negeri yang Lebih Baik”, kegiatan ini mengajak masyarakat memperkuat keimanan dan kepedulian sosial.
Wakil Bupati Tapsel H. Jafar Syahbuddin Ritonga mengatakan tabligh akbar merupakan agenda rutin dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Tapanuli Selatan. Tahun ini, kegiatan tersebut terlaksana melalui kolaborasi pemerintah daerah dengan PT Agincourt Resources.
Menurut Jafar, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha, termasuk PTAR dan PTPN IV, diperlukan untuk mendukung pembangunan daerah. Kolaborasi tersebut juga penting dalam menghadapi berbagai persoalan, terutama ketika wilayah Tapanuli Selatan dilanda bencana.
Dia mengatakan pemulihan pascabencana tidak cukup hanya melalui pembangunan infrastruktur dan rumah warga. Penguatan mental, keimanan, serta moral masyarakat juga perlu mendapat perhatian.
Jafar menyinggung persoalan sosial yang menjadi tantangan masyarakat, seperti judi online dan penurunan moral generasi muda. Karena itu, penguatan nilai agama dan rasa takut kepada Allah atau khasyatullah dinilai penting sebagai landasan membangun ketahanan pribadi dan keluarga.
“Pembangunan bukan hanya menyangkut fisik, tetapi juga bagaimana membangun mental dan moral masyarakat,” ujarnya.
Sementara KH. Fikri Haikal Zainuddin mengajak masyarakat Batangtoru yang terdampak bencana agar tidak kehilangan semangat menjalani kehidupan.
Dia memahami bahwa kerusakan lahan dan hilangnya sumber penghidupan membuat sebagian keluarga menghadapi kesulitan ekonomi.
Menurut dia, pemerintah memang memiliki tanggung jawab membantu masyarakat melalui pembangunan rumah dan berbagai fasilitas pendukung. Namun, upaya membangun kembali kehidupan juga membutuhkan keterlibatan dan kekuatan dari dalam diri masyarakat.
“Yang paling menjadi tantangan buat kita, bukan cuma pemerintah, tetapi kita semua. Kita harus membangun kehidupan,” kata Fikri.
Dia mengingatkan masyarakat agar terus berikhtiar, menjaga keimanan, dan tidak menyerah menghadapi kesulitan. Menurut dia, keyakinan kepada Allah harus berjalan beriringan dengan usaha nyata untuk memperbaiki kehidupan.
“Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri. Jangan pernah menggantungkan kehidupan kepada makhluk, kecuali hanya berharap kepada Allah SWT,” ujarnya.
Fikri juga mengajak masyarakat tetap optimistis karena setiap kesulitan selalu disertai kemudahan. Dia berharap warga Batang Toru terus bangkit dengan memperkuat keimanan sekaligus berusaha memulihkan kehidupan ekonomi keluarga.
Di sisi lain, Director Operations Agincourt Resources Rahmat Lubis mengatakan tablig akbar merupakan bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) perusahaan yang selama ini dikenal masyarakat sebagai program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.
Menurut Rahmat, bidang keagamaan menjadi salah satu fokus program tahunan perusahaan. Melalui kegiatan tersebut, PTAR berharap dapat berkontribusi meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sekitar wilayah operasional tambang.
Dia menegaskan kegiatan keagamaan tidak seharusnya berhenti sebagai seremoni tahunan. Masyarakat diharapkan benar-benar menyerap pesan keagamaan yang disampaikan penceramah dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Ilmu pengetahuan agama selalu penting, apa pun profesi kita. Semuanya harus dilandasi pengetahuan dan pengamalan agama yang baik,” kata Rahmat.
Rahmat juga memastikan perusahaan berkomitmen melanjutkan kegiatan keagamaan sebagai bagian dari program rutin tahunan.
Melalui tablig akbar tersebut, PTAR berharap penguatan nilai spiritual dapat berjalan beriringan dengan upaya pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah Btangtoru dan sekitarnya.
Reporter: Lily Lubis





Discussion about this post