• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, Maret 25, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Atika Paparkan Kondisi Kemiskinan Ekstrem di Madina

by Redaksi
Selasa, 13 Desember 2022
0 0
0
Atika Paparkan Kondisi Kemiskinan Ekstrem di Madina
ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews – Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, mengalami penurunan sebanyak 43.240 jiwa (9,49%) pada 2021 dan 40.980 jiwa (8,92%) pada 2022.

Data tersebut dipaparkan Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution dalam laporannya pada rapat lokakarya menemu-kenali tantangan dan strategi Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (PPKE) Kabupaten Madina di Hotel DSun, Kecamatan Panyabungan, Madina, Selasa (13/12/2022).

Atika mengatakan kemiskinan ekstrem diukur menggunakan absolute poverty measure yang konsisten antara negara dan antar-waktu. Miskin ekstrem didefinisikan sebagai kondisi kesejahteraan masyarakat berada di bawah garis kemiskinan esktrem-setara dengan USD 1.9 Purchasing Power Parities (PPP).

Atika menyampaikan rapat tersebut menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2022 khusus kepada bupati/wali kota. Isinya, pertama, melaksanakan percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem di wilayah kabupaten/kota.

Kedua, menetapkan data sasaran keluarga miskin ekstrem berdasarkan hasil musyawarah desa/kelurahan yang dibuktikan dengan berita acara musyawarah desa/kelurahan.

Ketiga, menyusun program dan kegiatan pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota serta mengalokasikan anggaran pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten/Kota dalam rangka percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem, termasuk pemutakhiran data penerima dengan nama dan alamat (by name by address).

Keempat, memfasilitasi penyediaan lahan perumahan bagi penerima manfaat. Kelima, menyampaikan laporan hasil pelaksanaan percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem kepada gubernur setiap tiga bulan sekali.

Atika berharap kementerian memberikan perhatian lebih untuk Kabupaten Madina agar dapat menekan angka kemiskinan secara maksimal. Dia juga mengatakan kemiskinan berkaitan dengan berbagai dimensi, seperti pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, infrastruktur, dan ketahanan pangan.

Reporter: IRP

Tags: AtikaKemiskinanWabup Madina
ShareTweet
Next Post
Jadwal Pilkades Serentak di Madina Dimajukan, Ini Alasannya

Jadwal Pilkades Serentak di Madina Dimajukan, Ini Alasannya

Discussion about this post

Recommended

Dua Ekor Sapi Diterkam Harimau, Warga Delapan Desa di Kotanopan Takut ke Kebun

Dua Ekor Sapi Diterkam Harimau, Warga Delapan Desa di Kotanopan Takut ke Kebun

3 tahun ago
Persepsi Anggota Pansus Harus Sama

Persepsi Anggota Pansus Harus Sama

5 tahun ago

Popular News

  • Kisah Maryam Damim, Tukang Gubah Masjid dan Gonjong Naik Haji

    Kisah Maryam Damim, Tukang Gubah Masjid dan Gonjong Naik Haji

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pletan Berupaya Mengisi 45 Persen Ceruk Pasar Ikan Lele di Bali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Hipotensi dan Hipertensi, Bagaimana Pencegahan dan Pengendaliannya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025