• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, Agustus 16, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Anggota Komisi II DPR Desak Pemerintah Evaluasi Seleksi PPPK

by Redaksi
Jumat, 5 Mei 2023
0 0
0
Anggota Komisi II DPR  Desak Pemerintah Evaluasi Seleksi PPPK

Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus. (FOTO: Mentari/nr/dpr.go.id)

ADVERTISEMENT

Jakarta, StartNews Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus meminta pemerintah mengevaluasi proses seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Teknis tahun 2022 seiring banyaknya keluhan yang disampaikan oleh Forum PPPK Teknis.

“Banyak keluhan yang disampaikan oleh peserta ujian yang gagal dalam tes Seleksi Kompetensi PPPK Teknis 2022, karena passing grade (batas nilai minimal harus dipenuhi) yang tinggi. Sehingga, banyak sekali formasi yang terancam tidak terisi,” ujar Guspardi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/5/2023).

Hal itu terungkap saat menerima audiensi secara daring dengan Forum PPPK Teknis pada Sabtu (29/4/2023) yang diikuti lebih 250 tenaga PPPK teknis perwakilan dari masing-masing provinsi di seluruh Indonesia. Para peserta ujian PPPK Teknis 2022 mengeluhkan kondisi yang terjadi di lapangan. Secara persentase dan rata-rata peserta gagal memenuhi passing grade yang dipersyaratkan. Hanya sebagian kecil yang mampu memenuhinya.

Politisi Fraksi PAN ini melihat kondisi tersebut akan mengakibatkan gugur massal peserta PPPK Teknis 2022, karena terbentur oleh tingginya poinpassing gradeyang ditentukan dan tingkat kesulitan soal yang diujikan juga cukup rumit. Sebagai konsekuensinya, banyak formasi PPPK teknis yang belum terisi.

Hal itu tidak boleh terjadi, karena dikhawatirkan dapat mengganggu kinerja instansi yang bersangkutan. Guspardi pun meminta kepada peserta ujian PPPK teknis yang tergabung dalam Forum PPPK Teknis 2022 agar segera menyurati Menteri PAN-RB terkait fenomena banyaknya tenaga teknis yang tidak lolos ujian, karena terganjalpassing gradeyang tinggi.

Surat tersebut dapat ditembuskan kepada Komisi II DPR RI untuk bisa ditindaklanjuti ketika ada agenda rapat dengar pendapat dengan Kementerian PAN-RB. Dia menegaskan pemerintah memang perlu membuat terobosan mengatasi persoalan ini.

“Karena formasi tenaga teknis jangan sampai dibiarkan kosong. Jika itu terjadi, sudah pasti mengganggu kerja, jika tidak mengganggu, ya lebih baik ditiadakan saja. Logika sederhananya kan begitu,” terang Guspardi.

Menurut dia, kebutuhan PPPK teknis sebagai bagian dari aparatur sipil negara (ASN) dalam menunjang kinerja pemerintahan, baik di instansi pusat maupun daerah, penting untuk pembangunan nasional. Apalagi saat ini pemerintah sedang gencar-gencarnya melaksanakan program proyek strategis nasional di seluruh penjuru Tanah Air.

“Wilayah-wilayah di seluruh Indonesia di tingkat kabupaten/kota sangat perlu tambahan amunisi ASN untuk kelangsungan kinerja dan optimalisasi tugas pelayanan publik di instansi pusat dan daerah,” kata dia.

Untuk itu, pemerintah diharapkan dapat mengevaluasi dan membuat terobosan terkait masalah ini. Ia memberi contoh dengan memundurkan atau menyesuaikan pengumuman hasil pasca-sanggah olah nilai Seleksi Kompetensi PPPK Teknis 2022 yang akan dilaksanakan mulai tanggal 11 Mei 2023.

“Mungkin juga perlu alternatif lain, seperti menetapkan sistem ranking untuk peserta yang tidak luluspassing grade. Peserta yang telah lulus tetap menjadi prioritas untuk mengisi formasi yang ada,” imbuhnya.

Guspardi menambahkan penting juga bagi pemerintah untuk mengkaji dan mempertimbangkan petisi yang diajukan oleh Forum PPPK Teknis 2022 yang sudah ditandatangani lebih dari 15.000 orang peserta PPPK Teknis 2022 yang berasal dari Sabang sampai Merauke.

Reporter: Rls

Tags: EvaluasiGuspardi GausKomisi II DPRSeleksi PPPK
ShareTweet
Next Post
Keketuaan ASEAN Momentum Indonesia Perluas Penggunaan Mata Uang Lokal

Keketuaan ASEAN Momentum Indonesia Perluas Penggunaan Mata Uang Lokal

Discussion about this post

Recommended

150 KPM Terima BLT Dana Desa di Gunungtua Julu

150 KPM Terima BLT Dana Desa di Gunungtua Julu

5 tahun ago
Tim Gabungan Perluas Lokasi Pencarian Kakek yang Hanyut di Desa Muara Batang Angkola

Tim Gabungan Akhirnya Temukan Jasad Kakek yang Hanyut di Sungai

3 tahun ago

Popular News

  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Praktisi Hukum Desak Kejaksaan Usut Aktor Utama Dugaan Korupsi Smart Village

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Tapsel Dorong Transformasi Mustahik Jadi Muzakki

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantah Berita Setoran Pengamanan, Kejari Madina Lapor ke Dewan Pers

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026