Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu mengajak masyarakat meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW sekaligus mengimbau kewaspadaan ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dalam peringatan Maulid Nabi 1448 H di Sipirok.
Tapsel, StartNews – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu mengajak masyarakat menjadikan keteladanan Nabi Muhammad SAW sebagai pijakan moral untuk peduli terhadap sesama, sekaligus meningkatkan kewaspadaan lingkungan terhadap potensi kebakaran rumah dan lahan pada musim kering.
Pesan itu dia sampaikan saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M di Masjid Agung Syahrun Nur, Komplek Perkantoran Bupati Tapanuli Selatan, Sipirok, Senin (14/9/2026).
Kegiatan itu mengusung tema “Dari Keteladanan Rasulullah Menuju Kebangkitan Ummat, Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat”.
Dalam pengarahannya, Gus Irawan menegaskan peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak sebatas agenda seremonial tahunan. Nilai kepemimpinan, kejujuran, dan keikhlasan Rasulullah harus diinternalisasi dalam kehidupan sosial maupun tata kelola pemerintahan.
“Bagaimana sifat Rasul, bagaimana perilaku Rasul, kemudian kita bisa mendekatkan sifat-sifat Rasul yang sangat indah itu pada sifat-sifat kita. Itu harus kita wujudkan dalam kesadaran kita di tengah masyarakat,” ujar Gus Irawan.
Di sisi lain, momentum keagamaan ini juga dimanfaatkan orang nomor satu di Pemkab Tapsel tersebut untuk mengaitkan keimanan dengan kepedulian lingkungan. Memasuki musim kering, ia menyoroti potensi bencana kebakaran yang marak terjadi dan membutuhkan kehati-hatian bersama.
Dia mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta mewaspadai bahaya paparan asap yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat di sekitar permukiman.
“Saya imbau kepada kita semua untuk lebih meningkatkan kewaspadaan. Jangan membakar lahan, karena bisa tidak terkendali dan kemudian merugikan banyak pihak,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan mengimbangi imbauan tersebut dengan meningkatkan pengawasan titik api (hotspot) di lapangan melalui penguatan sistem pemantauan bahaya kebakaran secara berkelanjutan.
Senada dengan perihal pembuktian iman melalui perbuatan nyata, Al Ustadz H. Zulfan Efendi Hasibuan dalam tausiyahnya menyampaikan bahwa kasih sayang dan kepedulian sosial Rasulullah harus dijadikan cermin bagi seluruh umat.
“Cinta kepada Rasulullah harus kita buktikan dengan mengikuti apa yang beliau ajarkan dan meneladani akhlaknya,” ungkap Ustadz Zulfan di hadapan jamaah.
Peringatan Maulid Nabi di Sipirok ini turut dihadiri unsur Forkopimda Tapsel, jajaran Sekda dan OPD, TP PKK, pimpinan BUMD, organisasi keagamaan, hingga tokoh masyarakat setempat.
Reporter: Lily Lubis





Discussion about this post