Proses penurunan sapi kurban satu ton bantuan Presiden Prabowo di Kudus diwarnai aksi dramatis. Panitia dan warga berjuang keras menaklukkan hewan yang mengamuk tersebut.
Kudus, StartNews – Penyaluran hewan kurban berupa sapi berbobot hampir satu ton, bantuan dari masyarakat Indonesia melalui Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Kudus, diwarnai aksi dramatis saat hewan raksasa tersebut mengamuk dan meronta hebat ketika hendak diturunkan untuk proses penyembelihan.
Sapi berwarna cokelat pekat tersebut tampak beringas dan meronta keras hingga membuat belasan warga dan panitia kurban kewalahan.
Bahkan, kekuatan hewan seberat satu ton itu membuat para pria yang memegang tali kekang sempat terseret dari area paving block menuju lahan kosong berumput di sekitar lokasi. Insiden ini memicu kepanikan warga yang hadir untuk menyaksikan prosesi kurban, mengingat ukuran sapi yang besar dan membahayakan jika sampai terlepas.
Di tengah situasi yang sempat tidak terkendali tersebut, panitia kurban melalui pengeras suara terdengar sibuk memberikan instruksi untuk menjaga jarak aman. Panitia juga berulang kali meminta warga tidak merekam atau mendokumentasikan kejadian tersebut demi meredam kepanikan publik.
Berbekal kesigapan dan kerja sama yang solid, panitia beserta warga setempat langsung bermanuver mengepung dan menahan laju hewan tersebut.
Perjuangan keras menahan laju sapi raksasa ini menjadi sorotan warga yang berada di lokasi kejadian.
“Sapi raksasanya tenaga kuli, panitia sampai terseret-seret ke kebun, tapi alhamdulillah akhirnya bisa ditenangkan bersama-sama. Sempat tegang banget tadi,” kata seorang warga setempat dalam unggahannya di media sosial Facebook yang dilihat pada Rabu (27/5/2026).
Setelah melalui proses tarik-menarik yang menguras tenaga, sapi raksasa tersebut akhirnya berhasil dikendalikan. Panitia dengan sigap menambatkan tali kekang hewan itu secara kuat di area aman sebelum proses kurban dilanjutkan. Tidak ada korban jiwa maupun luka serius dalam insiden menegangkan ini.
Reporter: Sir





Discussion about this post