• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, April 2, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Inilah Dilema Petani di Panyabungan, Saat Musim Panen Harga Gabah Turun

by Redaksi
Rabu, 19 Februari 2025
0 0
0
Inilah Dilema Petani di Panyabungan, Saat Musim Panen Harga Gabah Turun

Maulida (tengah), petani di Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan. (FOTO: ISTIMEWA)

ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews Inilah dilema yang dihadapi para petani di Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Saat memasuki musim panen, saat itu pula harga gabah turun. Seperti memasuki musim panen menjelang Ramadan tahun ini.

Maulida, petani di Panyabungan, mengeluhkan selama pemeliharaan masa tanam hingga panen, lahan pertaniannya di Desa Pidoli Lombang dilanda musibah. Dia mengaku kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi serta gangguan hama tikus yang mengakibatkan hasil panen menurun.

“Kami meminta pemerintah daerah terus mengawal pendistribusian pupuk supaya tepat sasaran dan mendapatkannya supaya dipermudah. Selain itu, hama tikus juga menjadi kendala, hasil panen menurun,” katanya.

Maulida berharap di tengah keterpurukan hasil panen yang menurun, harga gabah kering yang bisa naik supaya modal yang dikeluarkan dapat kembali dan bisa mencukupi kebutuhan rumah tangga.

Sementara Nur Asiah, penjaga toko beras milik Duhani di Pidoli Lombang, mengatakan pihaknya membeli gabah kering dari petani pada musim panen ini seharga Rp3.800 per kilogram. Harga ini turun Rp200 per kilogram dibandingkan panen sebelumnya.

Menurut dia, harga gabah kering turun akibat banyaknya petani yang panen, sehingga stok gabah cukup banyak.

“Penurunan ini disebabkan ketersediaan gabah yang lebih stabil tahun ini, berbeda dengan tahun sebelumnya di mana pasokan sulit didapatkan,” ujarnya.

Pihaknya mendapatkan pasokan gabah dari berbagai wilayah pertanian seperti Pidoli, Gunungtua, Sigalapang, dan Tantom Sayur Maincat.

Reporter: TIM Mahasiswa KPI STAIN Madina

Tags: DilemaHarga GabahMusim PanenpanyabunganPetani
ShareTweet
Next Post
Pemkab Madina Serahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Rantobaek

Pemkab Madina Serahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Rantobaek

Discussion about this post

Recommended

Kadispora Madina Apresiasi Camat Tambangan Cup 1, Ayo Olahraga Jauhi Narkoba

Kadispora Madina Apresiasi Camat Tambangan Cup 1, Ayo Olahraga Jauhi Narkoba

2 tahun ago
Edi Anwar Nasution, Penjaga Api Perjuangan di Garis Depan PKB Madina

Edi Anwar Nasution, Penjaga Api Perjuangan di Garis Depan PKB Madina

3 bulan ago

Popular News

  • Beredar Surat Permintaan Mutasi PNS dari Disdik Madina, Kepala BKPSDM: Itu Hoaks

    Kepala BKPSDM Madina Ungkap Alasan Dua Kadis dan Satu Kaban Undur Diri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Pengganti Dua Kadis dan Satu Kaban di Pemkab Madina yang Undur Diri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • VIDEO: Setelah di Langit Sumut, Hari Ini Pesawat Tempur F-16 Bikin Geger Warga Sumbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Malapraktik, Keluarga Pasien yang Tangannya Diamputasi Somasi RS Permata Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pletan Berupaya Mengisi 45 Persen Ceruk Pasar Ikan Lele di Bali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025