Panyabungan, StartNews Ketua Umum DPP Pasmada (Parsadaan Alumni SMA Negeri Sada) Panyabungan periode 2021-2024 Prof. Dr. H. Eddy Suratman, SE, MA, menegaskan organisasi alumni yang dipimpinnya tidak punya tujuan politik praktis. Dia menegaskan Pasmada fokus pada program peningkatan kualitas pendidikan.
Saya tidak ada tujuan politik. Tidak mungkin saya akan mencalonkan diri jadi bupati. Kalaupun ada yang mencalonkan, saya tidak berbakat. Bakat saya di bidang pendidikan. Kalau Pak Bupati minta saya menyampaikan pemikiran, itu memang tempatnya, kata Prof. Eddy saat menyampaikan sambutan pada acara pelantikan pengurus DPP Pasmada, DPD Pasmada Sumatera Utara, dan DPC Pasmada Madina periode 2021-2024 di SMAN 1 Panyabungan, Sabtu (30/10/2021).
Menurut Eddy, fokus utama program Pasmada adalah meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya SMA Negeri Panyabungan. Kami sudah merencanakan beberapa kegiatan yang akan dibahas dalam rapat kerja nanti siang, kata profesor kelahiran Panyabungan pada 7 Juli 1967 ini.
Untuk itu, kata Eddy, dalam waktu dekat pihaknya akan bertemu dengan sejumlah rektor perguruan tinggi negeri di Medan dan Padang untuk membicarakan agar kuota penerimaan mahasiswa baru jalur undangan (SNMPTN) dari SMA Negeri 1 Panyabungan dapat ditambah.
Awal Januari 2022, kita mulai bergerak menemui sejumlah rektor PTN di Medan dan Padang, kata guru besar di Universitas Tanjungpura, Kalimantan Barat ini.
Selain pendidikan, Eddy mengungkapkan, tujuan kedua Pasmada adalah silaturahim, yakni mempererat tali persaudaraan sesama alumni SMA Negeri 1 Panyabungan seperti yang tersurat dalam Mars Pasmada.
Jadi, jangan sekali-kali kita mengungkap-ungkap kesalahan orang lain. Itu tidak tempatnya di Pasmada. Kita harus menumbuhkan kebersamaan, kekeluargaan, dan semangat untuk membantu adik-adik kita (siswa SMAN 1 Panyabungan). Mudah-mudahan mereka bisa lebih sukses dari kita, ujarnya.
Dengan begitu, dia berharap 15 tahun yang akan datang, alumni SMA Negeri 1 Panyabungan banyak yang menjadi profesor, jenderal, dirjen, bahkan menjadi menteri. Itu yang kita harapkan. Kalau kita saling menyalahkan terus, pening kepala kita. Kita ini orang-orang yang ikhlas, tuturnya.
Tujuan lainnya, menurut Eddy, Pasmada concern pada kegiatan-kegiatan sosial, terutama dalam membantu Pemerintah Kabupaten Madina dalam menghadapi masalah. Kalau ada gangguan di Mandailing Natal, kita bergerak membantu bupati, bukan bupati yang membantu kita. Saya juga tegaskan, Pasmada tidak boleh mengganggu APBD Madina, ungkapnya.
Dia mencontohkan, untuk mengadakan kegiatan pelantikan, pengurus Pasmada patungan sehingga mampu mengumpulkan dana lebih dari Rp 35 juta.
Untuk mengadakan acara ini butuh dana Rp 35 juta. Tapi sampai tadi pagi sudah terkumpul lebih dari Rp 35 juta. Saya ingatkan kepada panitia agar tidak menghabiskan dana itu. Sisasnya akan kita gunakan untuk membiayai program kerja Pasamada, tuturnya.
Pelantikan pengurus Pasmada juga dihadiri sejumlah tokoh yang juga alumni SMA Negeri 1 Panyabungan. Di antaranya, Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution, Dr. Mulia P. Nasution (mantan Dirjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan), Ir. MM Azhar Lubis, MM (mantan deputi di BKPM), dan Zainuddin Lubis (mantan jurnalis televisi nasional).
Prosesi pelantikan diawali dengan ritual adat mangupa-upa Bupati Sukhairi dan para pengurus Pasmada.
Reporter: Sir





Discussion about this post