• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, Agustus 27, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Komersialkan Hibah Rapid Tes Antigen, Kepala Dinkes Kepulauan Meranti Ditahan

RIAU

by Redaksi
Senin, 20 September 2021
0 0
0
Komersialkan Hibah Rapid Tes Antigen, Kepala Dinkes Kepulauan Meranti Ditahan

Polda Riau bersama Polres Meranti menetapkan Kadinkes Kabupaten Kepulauan Meranti Misri Hasanto sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pemungutan biaya rapid tes. (FOTO: RRI)

ADVERTISEMENT

Pekanbaru, StartNews Kepolisian Daerah (Polda) Riau bersama Polres Meranti menetapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti Misri Hasanto sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pemungutan biaya rapid tes.

Kapolda Riau Irjen Pol. Agung Setya Imam Effendi mengatakan modus tersangka dengan menggelapkan barang negara untuk kepentingan pribadi yang merugikan negara dan masyarakat.

“Bantuan berupa 3.000 rapid tes yang diberikan dari Kantor Kesehatan Pelabuhandiselewengkan dan tidak mendistribusikan ke masyarakat. Antigen yang diterima kemudian dijual tersangka,” kata Agung Setya Imam Effendi dalam keterangan pers, Senin (20/9/2021).

Lebih lanjut, kata Agung, seharusnya rapid tes diberikan secara gratis. Namun, tersangka menjual dengan harga Rp 150 ribu, bahkan lebih untuk setiap alatnya.

“Antigen ini dikomersilkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Dimana tujuan hibah rapid tes yang disalahgunakan. Kita akan hitung nanti berapa kerugian negara. Dia mengomersilkan satu rapid tes dengan menarik dana Rp 150 ribu, bahkan lebih,” terang Agung.

Tersangka juga membuat laporan palsu agar aksinya tidak dicurigai. Diketahui kasus ini sudah dilakukan sejak September 2020.

“Kita mendapat informasi dan datanya dari masyarakat, kemudian kita dalami karena kita tahu bahwa rapid yang harusnya disimpan di fasilitas kesehatan, ternyata tidak dilakukan, dimana sebagian alat berada di klinik yang bersangkutan (MH),” tutur Kapolda Riau.

Sumber: RRI

Tags: Kepala DinkesKepulauan MerantiPolda RiauRapid Tes Antigen
ShareTweet
Next Post
Pilpres 2024, Waspadai Oligarki dan Fundamentalisme

Pilpres 2024, Waspadai Oligarki dan Fundamentalisme

Discussion about this post

Recommended

Presiden Jokowi Resmikan SPAM Mebidang di Kota Binjai

Presiden Jokowi Resmikan SPAM Mebidang di Kota Binjai

3 tahun ago
Beban Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Tapsel Inginkan Perubahan

Beban Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Tapsel Inginkan Perubahan

2 tahun ago

Popular News

  • Jamaah Umrah yang Gagal ke Tanah Suci Pulang ke Madina Langsung Lapor Polisi

    Jamaah Umrah yang Gagal ke Tanah Suci Pulang ke Madina Langsung Lapor Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merugi Ratusan Juta Rupiah, Founder PT SAI Siap Polisikan Direktur Sultan Andalus Haramain

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuasa Hukum AML Imbau Kajari Madina Saat Ini Hindari Bola Panas Kasus Smart Village

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Madina Bantah Terlibat Aktivitas PETI di Nagajuang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kandas ke Baitullah, Tangis Jamaah Umrah Pecah di Mapolres Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026