Polres Tapsel menjadikan Maulid Nabi 1448 H sebagai ajang rekalibrasi mental dan etika pelayanan aparat, bukan sekadar rutinitas seremonial.
Tapsel, StartNews – Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) merombak makna peringatan keagamaan menjadi ruang introspeksi internal melalui perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Aula Lantai II Polres Tapsel, Kamis (27/8/2026).
Peringatan Maulid Nabi itu bertujuan memastikan nilai-nilai spiritual yang digaungkan tidak menguap sebatas formalitas tahunan, melainkan mentransformasi karakter dasar dan etika kerja seluruh anggotanya.
Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso menegaskan, momentum kelahiran Nabi Muhammad SAW harus menjadi landasan konkret dalam membenahi kualitas pelayanan publik di tubuh kepolisian.
“Peringatan Maulid Nabi ini menjadi momentum bagi kami untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan personel Polres Tapanuli Selatan, khususnya personel yang beragama Islam,” ujar Anton.
Dia menambahkan, keteladanan Rasulullah SAW seperti rasa kepedulian yang tinggi dan integritas tanggung jawab harus diejawantahkan secara nyata di lapangan.
“Dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW, kami berharap nilai-nilai tersebut dapat diwujudkan dalam memberikan pelayanan yang terbaik,” katanya.
Anton menekankan reformasi mental aparat hanya bisa terjadi jika semangat kepemimpinan Rasulullah mengendap menjadi bagian dari karakter personal setiap anggota Polri.
“Momentum Maulid Nabi hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi seluruh personel agar terus memperbaiki diri,” katanya.
Reporter: Lily Lubis





Discussion about this post