Video jamaah yang menjadi korban dugaan penipuan travel umrah Sultan Andalus Haramain (SAH) senilai puluhan juta rupiah mulai bermunculan dan viral di media sosial.
Panyabungan, StartNews — Rekaman video yang memperlihatkan para jamaah calon peserta umrah dari agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) untuk jadwal keberangkatan September 2026 mulai bermunculan di media sosial. Kemunculan video ini makin memperkuat dugaan adanya praktik penipuan yang dilakukan oleh pengelola travel tersebut terhadap puluhan jamaah.
Salah satu bukti rekaman diunggah oleh akun Facebook @miily sani batubara yang dilihat pada Sabtu (22/8/2026). Dalam unggahannya, pemilik akun membagikan sebuah video transaksi pembayaran dan mengungkapkan kekecewaannya terhadap sosok pengelola travel bernama Ahmad Alwi Batubara (AAB).
Pengunggah secara langsung menuding AAB telah melakukan penipuan dan membawa kabur uang ibunya. Pemilik akun tersebut juga menuliskan harapannya agar sang ibu tetap bisa berangkat ke Tanah Suci melalui travel lain yang lebih amanah, serta permasalahan ini segera mendapatkan titik terang.
Dalam video berdurasi singkat tersebut, terlihat seorang jamaah ibu-ibu bersama putrinya sedang melakukan pelunasan biaya umrah kepada AAB untuk jadwal pemberangkatan September 2026. Di dalam sebuah ruangan, AAB tampak memandu ibu tersebut untuk melafalkan akad serah terima uang biaya umrah.
Sang ibu, yang diketahui bernama Masnawiah, kemudian menyerahkan uang tunai sebesar Rp64.000.000 untuk biaya keberangkatan dirinya dan sang putri yang bernama Nova Fitriani.
Sambil dibimbing oleh AAB, ibu tersebut mengucapkan akad penyerahan uangnya dengan harapan agar keberangkatan mereka pada bulan September diberi kemudahan, keberkahan, dan tanpa kendala.
AAB pun terekam jelas menerima uang puluhan juta tersebut sambil membalas ucapan sang ibu. Dia menyatakan telah menerima pelunasan umrah sebesar Rp64.000.000 dan mendoakan agar hajat keberangkatan jamaah pada bulan September berjalan lancar, penuh berkah, serta rezeki mereka semakin bertambah.
Unggahan video tersebut sontak menuai reaksi keras dari warganet. Hingga kini, tayangan itu telah disaksikan sebanyak 48,4 ribu kali, dibagikan 15 kali, dan dibanjiri lebih dari 110 komentar.
Mayoritas warganet mengecam tindakan AAB dan meragukan gelar ustaz yang disandangnya, baik dari segi penampilan maupun adab saat berinteraksi. Salah seorang warganet dengan akun abidzae kayla nazmi menyoroti sentuhan fisik antara AAB dan jamaah yang bukan muhrim saat berjabat tangan tanpa alas, yang menurutnya tidak mencerminkan perilaku seorang pemuka agama.
Lebih lanjut, kolom komentar juga mengungkap dugaan bahwa jumlah korban penipuan ini sangat banyak. Akun Ikhwan efendi menyebutkan bahwa untuk keberangkatan bulan Agustus saja diduga sudah ada sekitar 29 hingga 30 orang yang menjadi korban, dan kini terungkap lagi korban untuk jadwal September.
Bahkan, akun Ami Pretty secara terang-terangan menuduh bahwa SAH adalah travel bodong dan menyebut AAB memiliki rekam jejak buruk pada masa lalu, termasuk dugaan penggelapan uang jamaah umrah sebesar Rp1,2 miliar yang luput dari sorotan media.
Warganet pun saling mengingatkan agar masyarakat lebih berhati-hati dan memastikan izin resmi perusahaan sebelum memilih agen travel umrah.
Reporter: Sir





Discussion about this post