Sebanyak 33 perusahaan mendaftar tender kelanjutan pembangunan Kantor Inspektorat Madina tahap II yang dialokasikan sebesar Rp4 miliar dari APBD 2026.
Panyabungan, StartNews – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) mengalokasikan anggaran sebesar Rp4 miliar dari APBD 2026 untuk melanjutkan pembangunan gedung Kantor Inspektorat tahap II.
Dikutip detik.com, berdasarkan data Sistem Pengadaan Secara Elektronik Mandailing Natal dengan kode paket 10158049000, tender pengerjaan proyek gedung tersebut saat ini sedang berjalan dengan diikuti oleh 33 perusahaan pendaftar.
Proyek yang berada di bawah naungan Inspektorat Mandailing Natal ini tercatat memiliki Nilai Pagu Paket sebesar Rp4.073.636.020 dan Nilai HPS Paket senilai Rp4.070.000.000.
“Pembangunan tahap kedua ini merupakan kelanjutan dari program pembenahan sarana dan prasarana penunjang pengawasan di daerah agar pelayanan instansi dapat berjalan semakin optimal,” demikian tertulis di laman SPSE Madina yang dilihat, Selasa (11/8/2026).
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal telah menganggarkan dana sebesar Rp3,7 miliar pada pembangunan tahap pertama. Proyek tahap awal tersebut dimenangkan oleh CV Gapura Alam Persada yang berdomisili di Kota Medan dengan nilai penawaran sebesar Rp2.959.789.600.
Proyek lanjutan tahun ini diharapkan dapat diselesaikan tepat waktu sesuai dengan ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah yang berlaku.
Reporter: Sir





Discussion about this post