• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, Juni 23, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Warga Siulangaling Khawatir Banjir Lebih Dahsyat Akibat PETI di Hulu Sungai

by Redaksi
Selasa, 25 November 2025
0 0
0
Warga Siulangaling Khawatir Banjir Lebih Dahsyat Akibat PETI di Hulu Sungai

Aktivitas penambangan emas ilegal menggunakan ekskavator di hulu sungai kawasan Sininjon. (FOTO: ISTIMEWA)

ADVERTISEMENT

MBG, StartNews – Rasa cemas menghantui warga di wilayah Siulangaling, Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG), Kabupaten Mandailing Natal (Madina), yang baru saja dilanda banjir luapan Sungai Parlampungan. Warga makin khawatir setelah mengetahui adanya aktivitas penambangan emas ilegal (PETI) menggunakan ekskavator di hulu sungai kawasan Sininjon, sehingga berpotensi memicu banjir yang lebih dahsyat.

Aktivitas penambangan ilegal yang telah berlangsung beberapa bulan terakhir ini dilaporkan telah menciptakan kolam besar di hulu sungai. Warga khawatir kolam tersebut sewaktu-waktu meluap dan menerjang permukiman warga di Siulangaling.

“Aktivitas pertambangan emas ilegal yang menggunakan ekskavator ini membuat kolam besar yang sewaktu-waktu bisa meluap hingga menerjang permukiman warga di Siulangaling,” kata seorang warga Siulangaling kepada StartNews melalui pesan WhatsApp, Selasa (25/11/2025).

Dia menyebutkan lokasi tambang emas ilegal itu berada di hulu sejumlah desa seperti Ranto Panjang, Lubuk Kapundung 1, Lubuk Kapundung II, dan Hutarimbaru. Dalam prosesnya, beberapa pohon besar dilaporkan telah ditebangi oleh para penambang.

Warga khawatir jika hujan lebat terus mengguyur wilayah itu dapat menimbulkan banjir yang lebih dahsyat. Warga khawatir arus banjir akan membawa material kayu-kayu besar dari lokasi pertambangan ilegal.

Bahkan, warga makin cemas saat banjir setinggi 1 hingga 2 meter melanda Desa Hutarimbaru beberapa hari terakhir. Warga terpaksa ronda malam menggunakan perahu robin untuk memantau kondisi luapan sungai, sekaligus mengantisipasi kemungkinan terburuk dari dampak aktivitas tambang ilegal tersebut.

Reporter: Agus Hasibuan

Tags: BanjirHulu SungaiPETISiulangalingWarga
ShareTweet
Next Post
Longsor di Sipirok, Akses Jalan Nasional Padangsidimpuan-Medan Putus Total

Longsor di Sipirok, Akses Jalan Nasional Padangsidimpuan-Medan Putus Total

Discussion about this post

Recommended

LSM KPK Minta Kejaksaan Turun Kelapangan Periksa Dana Desa Manambin

Bendahara Desa Manambin “Ngaku” Tak Dilibatkan Dalam Penganggaran DD

6 tahun ago
Perwakilan 14 Negara Belajar Keberhasilan Pengelolaan Gambut di Riau

Perwakilan 14 Negara Belajar Keberhasilan Pengelolaan Gambut di Riau

4 tahun ago

Popular News

  • Isak Tangis Istri dan Pesan Terakhir Muhammad Solih dari Lubang Tambang Emas

    Isak Tangis Istri dan Pesan Terakhir Muhammad Solih dari Lubang Tambang Emas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akun TikTok Wak Labu Bongkar Dugaan Pemerasan Kades di Siabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejagung Tangkap Tiga Mantan Petinggi BGN, Satu Sempat Buron ke Jawa Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026