Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi menegaskan komitmen Pemkab Madina dalam menyalurkan santunan Rp1,2 miliar untuk anak yatim di Tambangan, serta melarang penggunaan dana untuk petasan.
Tambangan, StartNews – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan kesejahteraan anak yatim meskipun daerah sedang melakukan efisiensi anggaran. Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution menyampaikan hal ini saat menyalurkan santunan rutin Ramadan di Desa Pasar Laru, Kecamatan Tambangan, Rabu (11/3/2025).
Dalam agenda tahunan itu, Pemkab Madina mengalokasikan dana Rp1,2 miliar yang menyasar 4.580 anak yatim dan piatu di seluruh desa dan kelurahan se-Kabupaten Madina. Atika menegaskan pos anggaran untuk anak yatim menjadi prioritas yang tidak boleh diganggu gugat oleh kebijakan penghematan belanja daerah.
“Pemkab Madina sama sekali tidak menyentuh anggaran santunan untuk anak yatim di tengah efisiensi. Tidak ada kami kurangi nominalnya walaupun banyak yang harus kami korbankan di tengah efisiensi anggaran,” tegas Atika.
Penyaluran simbolis di Kecamatan Tambangan mencakup anak yatim dari Desa Pasar Laru, Laru Baringin, Laru Dolok, dan Laru Bolak. Sedangkan untuk desa lainnya akan didistribusikan melalui pihak kecamatan dan kepala desa setempat.
Atika menyampaikan pesan khusus agar bantuan tunai tersebut dipergunakan secara bijak untuk kebutuhan pokok menjelang Idulfitri atau keperluan pendidikan, bukan untuk hiburan yang tidak bermanfaat.
Atika mengingatkan anak-anak yatim agar tidak menyalahgunakan uang santunan tersebut untuk hal-hal yang bersifat konsumtif maupun membahayakan.
“Tapi ada janjinya! Jangan dibelikan petasan. Janji ya? Jangan dibeliin skin game online, jangan dibeliin untuk paket-paket internet. Pakai buat baju hari raya, buat keperluan sekolah,” ujar Atika.
Selain memberikan bantuan materi, Atika juga mengajak anak-anak yatim untuk terus meningkatkan spiritualitas dengan berselawat dan mendoakan orangtua yang telah tiada. Dia juga memohon doa tulus dari para anak yatim agar jajaran pejabat di Pemkab Madina diberikan kekuatan untuk mengemban amanah dengan jujur dan selamat.
Respon positif datang dari tokoh masyarakat setempat, Hendri Halomoan. Dia mengapresiasi kehadiran pimpinan daerah di tengah masyarakat Tambangan, terutama pada momen menjelang akhir Ramadan.
“Tentunya kami merasa terharu dan bersyukur Ibu Wakil luangkan waktu di penghujung bulan Ramadan ini untuk mengunjungi kami di Kecamatan Tambangan,” ungkap Hendri.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Atika didampingi oleh jajaran pejabat teras, termasuk Asisten Ekonomi dan Pembangunan Afrizal Nasution, serta para kepala dinas dari berbagai instansi terkait seperti PUPR, Perkim, Bapenda, hingga Kominfo.
Reporter: Sir





Discussion about this post