• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Mei 8, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Tiada Habisnya, Ladang Ganja Terus Bertumbuh di Tor Sihite Madina

by Redaksi
Jumat, 28 Januari 2022
0 0
0
Tiada Habisnya, Ladang Ganja Terus Bertumbuh di Tor Sihite Madina

Operasi pemusnahan ladang ganja seluas 5 hektare di Desa Raorao Dolok, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Madina, Kamis (27/1/2022). (FOTO: DOK BNNK MADINA)

ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews Seolah tiada habisnya, ladang ganja di Tor Sihite, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terus bertumbuh bak belukar. Meskipun Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Madina berhasil memusnahkan ladang ganja seluas 33 haktare selama tahun 2021, tetapi tumbuhan haram itu terus bertumbuh di perbukitan yang melintasi tiga kecamatan itu: Panyabungan Timur, Tambangan, dan Kotanopan.

Buktinya, tim gabungan yang terdiri dari BNNK Madina, BNNP Sumatera Utara, Polres Madina, dan Kodim 0212 Tapanuli Selatan kembali menemukan ladang ganja seluas 5 hektare di Desa Raorao Dolok, Kecamatan Tambangan, Kamis (27/1/2022) kemarin.

Seperti dilaporkan Kepala BNNK Madina AKBP Eddy Mashuri Nasution, pihaknya mendapat informasi keberadaan ladang ganja di Tor Sihite. Kemudian, dibentuk tim yang terdiri dari personil Bidang Pemberantasan BNNP Sumut dan BNNK Madina untuk melakukan penyelidikan selama sepekan.

Hasil penyelidikan diketahui bahwa benar ada ladang ganja yang terdapat di pegunungan Desa Raorao Dolok, KecamatanTambangan, kata Eddy dalam rilisnya yang diterima redaksi startnews, Jumat (28/1/2022) pagi.

Meskipun ladang ganja yang ditemukan seluas 5 hektare, kata mantan Wakapolres Madina ini, tetapi 1,5 hektare di antaranya sudah berhasil dipanen oleh pemiliknya. Sebagian lagi baru ditanami bibit ganja oleh pemiliknya dengan ketinggian tanaman bervariasi antara 15 sampai 30 sentimer. Ada pula sekitar 2,5 hektare yang ditanami pohon ganja setinggi dua meter yang siap panen.

Kemudian, Kepala BNNP Sumatera Utara didampingi Kepala Bidang Pemberantasan memimpin operasi pemusnahan ladang ganja tersebut.

BNN sudah berulang kali memusnahkan lahan ganja di Tor Sihite. Selama tahun 2021 saja, misalnya, BNNK Madina memusnahkan ladang ganja seluas 33 haktare yang tersebar di sejumlah perbukitan di Kecamatan Panyabungan Timur, Kecamatan Tambangan, dan Kecamatan Kotanopan.

Pemusnahan ladang ganja itu dilakukan sebanyak delapan kali selama periode 2021, kata AKBP Eddy Mashuri Nasution saat rilis akhir tahun 2021 kinerja BNNK Madina di kantornya, Komplek Perkantoran Pemkab Madian, Desa Parbangunan, Panyabungan, Selasa (21/12/2021).

Selain pemusnahan ladang ganja, menurut Eddy Mashuri, BNNK Madina juga berhasil meneyelesaikan dua kasus tindak pidana narkotika dengan jumlah tersangka dua orang. Dari dua kasus ini, barang bukti yang berhasil disita berupa ganja kering seberat 11.255 gram dan 35 batang ganja yang diambil dari ladang ganja seluas 3 hektare.

Dari sisi anggaran, sebenarnya BNNK Madina hanya punya anggaran untuk satu kasus per tahun. Tapi, kami berusaha mengoptimalkan anggaran yang tersedia untuk meneyelesaikan dua kasus tindak pidana narkotika selama tahun 2021, katanya.

Selain aspek pemberantasan, Eddy juga memaparkan kinerja BNNK Madina dari seksi rehabilitasi. Di Kabupaten Madina, kata dia, ada dua lembaga rehabilitasi korban narkoba milik pemerintah, yakni RSUD Panyabungan dan Klinik Pratama BNNK Madina.

Selama 2021, korban narkoba yang telah selesai menjalani rehabilitasi rawat jalan di Klinik Pratama BNNK Madina sebanyak 22 orang. Sedangkan petugas rehabilitasi berbasis masyarakat yang diberikan pelatihan sebagai agen pemulihan sebanyak sepuluh orang.

Reporter: Saparuddin Siregar

Tags: BNNBNNK MadinaBNNP Sumutladang Ganjamandailing natalTor Sihite
ShareTweet
Next Post
Bahas Kontroversi Pesta Ultah Waria, Pengurus MUI Temui Kapolres Madina

Bahas Kontroversi Pesta Ultah Waria, Pengurus MUI Temui Kapolres Madina

Discussion about this post

Recommended

Suara Masuk 43,31 Persen, Ini 10 Caleg Dapil Sumut 2 Bakal Lolos ke Senayan

Golkar, PDIP, dan Nasdem Klaim 2 Kursi DPR dari Dapil Sumut 3, PKB Gagal

2 tahun ago
Ketua Pengadilan Negeri Madina Kukuhkan 36 Anggota Paskibra

Ketua Pengadilan Negeri Madina Kukuhkan 36 Anggota Paskibra

3 tahun ago

Popular News

  • Percikan Api Diduga Pemicu Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Tewas

    Update Nama-nama Korban Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sopir Asal Bekasi Meninggal Dunia di Loket Bus ALS Padangsidimpuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Percikan Api Diduga Pemicu Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jual Organ Harimau Dahan, Dua Warga Madina Ditangkap Polres Padangsidimpuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Identitas Sopir dan Kenek Bus ALS yang Kecelakaan Maut di Muratara Terungkap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025