Ancam pemukiman warga akibat tanggul jebol belum diperbaiki, BPBD Tapteng dan Lurah Sipange instruksikan warga mengungsi ke tempat tinggi di Gereja HKBP.
Tapteng, StartNews – Luapan Sungai Aek Sigalagala kembali mengancam keselamatan warga di Lingkungan II, Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteg), Senin (20/7/2026) malam. Hujan deras yang mengguyur wilayah ini membuat debit air melambung hingga melintasi jalanan dan pekarangan rumah warga.
Kondisi itu memaksa tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapteng dan Pemerintah Kelurahan Sipange memobilisasi warga menuju area yang lebih aman.
Lurah Sipange Indra Perdana Pasaribu bersama personil BPBD mengarahkan warga yang tinggal di zona bahaya segera mengevakuasi diri ke kompleks Gereja HKBP Sipange yang memiliki kontur tanah lebih tinggi.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Tapteng Erianto Tambunan mengatakan potensi bahaya masih mengintai, mengingat intensitas hujan yang tak kunjung mereda di sekitar lokasi.
“Hingga pukul 19.00 WIB air sudah melintasi jalan lingkungan dan halaman rumah warga, ditambah hujan lebat yang masih mengguyur kawasan jembatan Lingkungan 4 Barung-barung. Kami mengimbau warga di area rawan untuk segera mengungsi ke Gedung Gereja HKBP Sipange yang lebih aman,” ujar Erianto Tambunan.
Guna mengantisipasi jika debit air mendadak melonjak, BPBD menyiagakan satu unit perahu karet di titik rawan untuk proses penyelamatan darurat. Meski demikian, pihak BPBD menekankan prioritas utama penyelesaian masalah ini berada pada penanganan tanggul. Pihaknya mendesak pengerahan alat berat untuk menambal tanggul yang jebol.
Reporter: Sir





Discussion about this post